WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM
May 04, 2026 07:05
· 1:49:25
· Indonesian
· Whisper Turbo
· 3 speakers
This transcript expires in 24 dagar.
Uppgradering til permanent lagring →
Showing only
0:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi teman-teman sekarang terima kasih banyak buat teman-teman semua. Ya artinya itu aja PICI untuk kegiatan assessment dari otomatik EOI CRS yang second round kemarin. Artinya kita sudah melalui lah ya, pasti melalakan lah teman-teman sekalian. Per-ending tadi kegiatan yang saya bilang kadang sublit EOI ini kayak sublit assessment sebenarnya. EOI ini kayak sampingan.
0:31
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kalau tiba-tiba EOI doang yang kamu kerjain itu gak keren. Jadi kalau sampai EOI doang belum hatam, nah belum jadi orang EOI namanya gitu. Karena kalau EOI doang saya sudah hatam harusnya, karena udah like level. Karena kenapa sih harus ada subik EOI dulu dong? Karena saya cerita dunia dong sekalian. Dulu, waktu saya kasih KPI, urusan saya dua, EOI dan KPK SPI sana.
1:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kan bebannya kan walaupun anak buah saya ada 15 tetap aja kan tetap enggak kuat Apalagi di mana asesmen bertubi-tubi terus itu phase one asesmen Gak mulai data safeguard juga untuk FATKOW Namanya dulu FATKOW workbook Nah kalau menurut saya ini harusnya diluaskan Sebelum ada hantaman dari otomatik EO CRS Ini masih EO request doang Sehingga harus dipisah nih PKP ini Nah tahapan dipisah tadi tuh
1:36
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dinamika itu ternyata teman-teman memang selalu bergerak bertumbuh. Saat kita udah dapat kondisi ideal, menjadi dua tiga seksi pipi, ternyata sespen makin berjalan terus, nambah lagi. Nah, kecendungan moralnya gini, kalau sudah subit-subit cuma kerindatan doang, nggak menjadi subit.
1:57
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Adanya kemarin Pak Punto sama Pak Arief kan udah ngisiin saya tuh, ngisiin kritik-kritik fungsi dari Subrit maupun Kasih dalam konteks kalian gitu Pak Punto ya, apa namanya? Apa? Lupa namanya? Istrinya apa tuh, Bajati namanya? Aspek Kristen, aspek kritis Aspek kritis, gabatan Kan ada kebijakan
2:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Padol, singkatannya ACFQ atau ACFQ? Jadi titik kritis tuh, ada pilihan tuh. Titik satu, dua, tiga. Ketiga itu adalah kita mampu membuat kajian hukum mempengaruhi kebijakan negara di bidang perpajakan. Artinya...
3:08
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Faktanya, sejak Subit Pipi itu berhasil menggelontorkan banyak ya teman-teman. Saya mau omong banyak, banyak. Kalau milestone-nya mungkin sebagai hardmarknya itu undang-undang nomor 9 ya. Dari mulai Perpu itu mungkin hardmarknya. Tapi di luar itu banyak teman-teman sekalian. Kajian kita dulu tuh. Tadi tuh Banon yang kontak masih gitu. Yang bikin kajian untuk uji materi undang-undang nomor 9 di MK. Itu Banon.
3:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pak Ari, Pak Ari, Pak Ari. Tidak kooperatif. Jangan, jangan, jangan, nggak boleh bobo nama gitu. Jangan, ntar Pak Kutong arah. Jadi, berikutnya mempengaruhi kebijakan tadi kita sampai mendorong menciptakan ke peraturan Kementerian Perdagangan ke UMAM untuk BO.
4:18
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Itu Alec yang bikin tuh asal temen tau tuh Tapi Alec dilarang untuk memberi tante saya Oleh? Oleh pimpinannya Tapi bapak tetep tau Iya Gak jelas, pokoknya saya gak jelas Pokok gini Cing, sorry Cing, kok gak boleh ngerti tau lu Cing, ampun Jadi saya gak boleh tau semuanya
4:56
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
tapi itu temen temen bawa itu
5:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Buah karya kita, jangan salah, kita mempengaruhi kajian hukum yang dalam sampai membuka kebijakan, itu betul terjadi. Contoh, siapa yang bikin DPI? KPI usulkan dulu di dalam perpres nomor lima, agar dibutuh sulit di dalam PPI. Karena apa? Karena tekanan internasional tadi. Kalau PPI nggak hadir dalam konteks internasional ini, kok nggak ada nama DPI?
5:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah gimana kita mau wakilin negara dalam mereka sidang-sidang terus terus nggak ada habis-habisin ke kanan. Itu harapan, kerakannya itu teman-teman. Jadi fungsi subit pipi itu bu, karanya PP2. Hah? Dulu KPP2. Iya. Dulu udah sibuk. Karena dulu nggak juga pay attention juga. Akhirnya udah seperti dua negara di dalam P2. PP2 itu, PI itu kayak engklep. PKP itu kayak engklep. Nggak ada yang berani nyentuh.
5:59
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Bahkan Pak Kunto aja kalo main keruangan ke tempat kita itu dia udah pake bahasa Inggris udah kesannya menjadi welcome gitu Pak Kunto tuh kalo udah temen, kita juga takut juga Pak Kunto gitu kan Dulu Pak Kunto, siapa Pak Kunto? Anak buahnya baru sih Tapi dulu ke temen, ada beda loh anak-anak PI itu PKP waktu itu gitu Pak Kunto kan ya Jadi ke dunia tersendiri, dari mulai Pak Rahmanto, jadi rejim sendiri temen-temen Rejim sendiri saat ini, tapi
6:33
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Lagi tadi, Sudis PPSPP itu, dia dapat menentukan arahnya kebijakan. Contoh, terkait dengan kita mendorong perubahan PMK 86, mendorong Undang-Undang Cipta Kerja kemarin, Pasal 7, Pasal 34, Pasal 35, 35A, Pasal 41, Pasal 42, Pasal 43, kita mendorong. Pasal 20A, barangnya Pak Unto, KUP, Pasal 32A, PPH.
7:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sampai mendorong. Diterima nggak? Diterima jadi bareng. Sampai membuat undang-undang KOP jadi nggak berubah-berubah sampai sekarang. Pipi. Karena kita melakukan bahwa pasar 35 itu, air 2-nya dihapus. Gara kerasan berlaku, ketokohnya nggak ada namanya bang-bang. Semua dihapus. Tapi gara-gara itu di-stop. Karena OJK sama BI nggak mau telah tangan di Kumham. Gara-gara itu. Stalk lah akhirnya sampai sekarang. Sampai sekarang stalk. Udah ada KOP. Gak OP.
7:32
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Akhirnya cipta kerja, tambah selama maaf oleh direktur khusus. Jadi pipi itu teman-teman sekalian, karena tadi di subdit assessment, mau nggak mau kan teman-teman harus berpikir, tidak hanya sebagai hub doang, berpikir bagaimana dorong terjadi perubahan kebijakan. Yang tadinya orang kumam, waktu awal waktu datang, baru-baru nggak digubris, sekarang menjadi pembicara kan Mas Arief kan? Pak Arief kan? Direkturnya. Menjadi pembicara depan OECD mauror.
8:03
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dulu, tahun 2013 saya undang, alasan dia, udah lah apa, gak jelas orang TKB kami, jika berapa, kalah sama Bapak, baru-baru ngomongin masalah penyimpanan data undang PT. Dia tuh dokumen-dokumen, dia jadi diacak-acak gitu di pojok-pojok tuh. Laporan terkiranya, kalau yang punya amat 50 miliar PT wajib lapor di pojok-pojok. Terus kagak ada yang malah curhat semuanya.
8:30
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Yang sampai sekarang gak berkembang, kooperasi sampai sekarang. Ngaco, kooperasi. Orang saya kooperasi itu tahun 2013, saya datangin. Dia bilang, apaan ini OI? Jionis kamu. Lah, Jionis? Perusahaan Jionis? Kamu gak tau OIS ini Jionis? Lah? Ya, panjang nih. Udah malet, ya. Ini direk-gerja ini. Gimana mau maju? Akhirnya sampai sekarang, kooperasi terseok-seok kan? Lata gitu. 5 ribu yang tidak laporkan, kooperasi marminyam semua jadi nyantu. Pat Angger.
9:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Iya, karena apa? Kooperasi nggak mau kecampur. Karena sejak desentralisasi, kooperasi itu berada di kewenangan Pemda, bukan di kementerian. Nah, melalui tadi teman-teman bahwa kayak hanya meluruskan bahwa tugas teman-teman itu lebih cuman sekedar iwadi tugas teman-teman. Karena teman-teman juga harus improvisasi juga dan harus berani menyentuh.
9:25
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kayak kerjasama kami dulu dengan KPK sama PPATK Bikin masalah kajian terkait nomini arrangement Level itu sampe sana lho Ben Keren sama sama UI dia, saya bikin dulu Sama KPK, ada Mbak Putri, ada dari PPATK Kita bikin tuh nomini arrangement, analisanya Agar kontaknya untuk membuka Pandora Eh Pandora, Pak Tengke Gue waktu ketau kapan jadinya Waduh, ini kan dulu lho mbak
9:58
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Oblom blom.
10:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
jadi teman-teman harus di trendsetter jadi bagi saya dari segi kita nggak bicara teman-teman sarjana hukum atau sarjana hukum kalau udah masuk PI
10:28
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ya sebenarnya knowledge teman-teman dalam meluaskan bahwa kita harus, contohlah misalnya PSTU atau PSTU assessment, ternyata sekarang nih, sekarang tugasnya Pak Arief nih, sama TV3, enhanced monitoring, mau sidang di bulan Oktober. Yang menjadi case adalah terkait dengan BO yang masih ada persentase, yang seharusnya 0.
10:55
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ini kan tugasnya Pak Arief tuh, agar mendorong. Sebenarnya gitu Pak Arief, dulu sebelum diambil alih oleh Langit, saya udah bilang tuh Pak Alek tuh, jadi dulu saya ngasih sampel, punya UK Pak. UK tuh semua BO itu tidak melihat pada konteks rentase Pak. Cuman perdebatannya mereka, FAT recommendation kan 25% kan, gitu.
11:24
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Resenya, kita udah pakai FATF, kenapa serang global forum kok membuat kita defisiensi? Why you only 25%? Kan residue? Jadi gini, Pak Arief, ngumpung saya masih ingat Pak Arief, cobalah hasil dari NS Monitoring negara lain.
11:42
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
yang memang mereka dalam aturan BIO nya masih 25%, kita bangun argumen yang sama. Dulu waktu zaman saya sama Pak Prima, kita waktu di ases Farib, kita membuat perbandingan dengan orang-orang lain. Biar ikut treatment. Waktu mereka nyerang begini, kita tunjukin, lu negara lain lu gini lu, kesini lelah, dikomplek, kenapa gue komplek? Gue begini, lu kena. Jadi harus di ases Farib bisa, mumpung ada waktu, Farib tolong. Jadi dapat negara-negara lain yang udah di enhance monitoring, hasilnya apa? Lalu enhance monitoring kita sedang di website polisi dia.
12:12
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Laporan yang terakhir, yang update. Ada kan ya? Cuma ada perbandingan, ada per negara. Terkait yang defisiensi kita dalam inbox semua itu, kita uji dengan negara lain bagaimana hasilnya. Sehingga harus kita fighting ke sana. Sehingga nanti pada saat kita minta, kan gini Pak Arief ya, pada saatnya sidang tuh, si ASSOR kan akan bercerita tuh. Pas masuk tiap-tiap rekomendasi, kita diberikan hak jawab, baru kita ngomong di situ tuh. Tapi kalau bisa kita udah standpoint.
12:43
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Paling enak, kita pakai benchmark. Misalnya, eh kamu gimana Pandora? Ya kunci aja belum pak. Misalnya gitu tuh, misalnya contoh. Kita pakai sampel. Misalnya, ini SEO request belum jadi. Aplai Kamtea pak, Kamtea juga udah 4 tahun juga pak.
13:13
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Udah ganti 3 kasih lo jadi jadi pak Jadi kita harus membandingkan gitu mbak Cynthia Mbak Nadia kamu kenapa gak? Sini sini sini sini Mbak Cynthia kamu sini Mbak Cynthia nih Mbak Cecil Takut ya mbak
13:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Masuk-masuk-masuk sini. Ternyata dibilang kayak tamu. Takut ya sama Pak Kuntu. Ya ngerik Pak Kuntu. Boleh ngamak-ngamu Kuntu, Anetane. Ya padahal sebelah Kuntu ada Pak Kursi juga di ngamak-ngamu. Ditutup Pak Kuntu semuanya di ngamak kursi.
14:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalo dikubil kak, agak gini. Oh rapat semangat di kereta ya. Dari tempat BKI tadi, karena di arah pimpinan. Nah ini yang jadi penting. Direktur itu artinya kita itu harus cadar dengan kondisi DJP sekarang.
14:53
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terus tekanan antara presiden, penutup dinamikanya layar institusi, vortex, HP.
15:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
11 WP ada lagi diperiksa bahkan teman-teman kita juga ada dipanggil balik Pak Bono sama Kejagung terkira 11 WP tadi terus juga para pengerasannya handphonenya udah diminta kakak yang udah diminta handphonenya jadi teman-teman be careful bahwa konteks kriminal kita membahasan kriminalisasi tapi salah ya tapi intinya pros pemindanan itu
15:30
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
akan berpotensi tidak adil pada saat kita dianggap berguna negara. Nah, titik itu bagaimana titik kita nih? Nah, saya mau lihat gini, kita bekerja boleh progres, tapi kita harus mengukur secara aspek legal kita, lindungi diri kita sendiri. Artinya dalam nangka teman-teman MIOA itu, be careful kita, kemarin saya udah ulang lagi ya, BA,
15:59
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kalau kita ada perubahan career request itu dibuat biaya antara tangan di upload juga oleh mereka di dalam korte jadi perubahan arah permintaan itu karena mereka bukan kena kita karena tiba-tiba contoh Pak Arief misalnya, eh Mbak Gita mana Mbak Gita ya? Mbak Gita mana Pak Arief? dimana? justru saya mau Mbak Gita jadi ingin Mbak Gita Mbak Gita sama Pak Arief kan ada arah penerima kalau Hakime minta
16:37
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Mana permintaan dari KPP? Mana surat kamu ke luar negeri? Mana jawabannya? Pada saat permintaan KPP sama permintaan kita ke luar negeri itu berbeda dari permintaannya. Kan ada kesengajaan kamu. Dia yang saya khawatir sepahari. Maka harus berubah. Jangan sampai kita gak sikul. Eh, gak apa-apa kalau kita lagi repot. Hah? Ini ngapain?
17:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Hai Oh ya udah ngomong-ngomong tadi ya saya pikir tadi enggak lega mengharapkan rimba ya udah terbaik bertahun-tahun itu tuh hari nonton nih soalnya kamu Mas Febri 11 WP yang diberi sama kejauhan gue berusaha nanya Mas Febri bongkar data gak ada kita
17:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
MAPP juga gak ada, tapi ada 2 tahun pajak 2015. Bukan, 4 konteks gak ada lah ya. Karena apa? Saya udah bilang juga MAPP 2, pakai pihak saya, pakai jagung. Bos, kalau bisa, iyo jangan diomongin. Walaupun mereka punya upaya paksa untuk geledah.
17:43
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
tetep aja dihormati pilihan tersebut, nggak boleh diambil data itu EOI buat pilihan tergagakan, nanti jadi breaching kita ini kedala kita loh temen-temen kalau ada APH mengunduk data ke ruang EOI, dia ambil karena dia punya kurang upaya paksa, itu gimana? itu yang saya khawatir di situ temen-temen itu harus kita kaji temen-temen sekalian jadi poin kita tuh kaji kalau udah mulai upaya paksa, mereka udah pembahar kan waktu di KPP-PMB mereka tuh upaya paksa ambil perkasa
18:14
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalau dia ke sini, UI. Terus yang ambil data itu, gimana dengan pasal kerasan pasal 22 di MAC? Adu pasal 26 berapa kerasan itu? Gimana? Walaupun kalimatnya kerasan di, itu let domestic law kan ya? Kalau domestic law itu pasal 34 ternyata kalah mau payah-payah, ya mau bilang apa? Itu harus kita kaji tuh, apakah?
18:43
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Upaya paksa oleh APH dalam kegiatan penyidikan dan penyidikan itu dapat mengalahkan ketentuan pasal 34 atau kerasan pasal 3B. Kita sudah pikirin itu. Menjadi sebuah untuk kita pikirkan apakah menjadi itu. Sehingga nanti kalau udah mulai membeli agak repot. Nah, artinya harus ada katanya teman-teman sekalian. Makanya saya sudah bilang Pak Arief, tolong bersurat ke Cuki agar ruang kita itu bisa lebih panas ya.
19:13
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
dikunci itu lho, ada akses-akses, bukan kita sombong anak pipi itu gak mau diakses, tapi memang orang kita CDS memang harus dikunci, mau bilang atas kita terima konsekuensi itu, bukan kita merasa gak mau, itu memang kita gak boleh gitu tempat sekali
19:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
dan mulai teman-teman kita dorong nih Pak Punto eh Pak Punto, Pak Tangges udah mendorong agar ada clean desk manajemen ya sebenernya teman-teman clean desk sama saya juga sih kalau habis kerja di meja dirapiin jangan ditaruh di store kardus kek kalau di bawah jadi clean kalau udah pulang clean mejanya gitu saya apa mejanya penuh ayah penuh bukan berarti kerja terus loh
20:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Maksudnya, ngomong gimana ngomongin ya? Oh iya iya Eh, Mas Rangga mana Mas Rangga? Ya setiap Pak Urusan MAP berasal MAP MAP
20:27
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
enggak bukan maafnya udah warna-warna biru hijau hijau hijau hijau hijau lumut
20:39
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
apa ijo pastel? ijo sagi ijo sagi pastel warna coba enggak maksudnya itu kan ya teman-teman tolong agar PAC dari Pak Arief itu kan masyarakat ya untuk tetap kelola ruang berkas teman-teman agar pemberkasa itu harus merapi sebaiknya jangan mengadakan masyarakat juga teman-teman sendiri yang menatakan masyarakat
21:06
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Masukin kesana, diantar lama di meja diantar lama. Sebenernya kan sekarang kita fisikal udah gak banyak sebenernya. Kecuali dari Singapur. Bener gak saya? Emang pipis tiga urusan yang dibanyakan. Karena Singapur masih fisikal kan? Enggak pak. Saya mau nanya. Oh enggak ya? Salah ya? Sekarang ada konteks. Jadi kan sebenernya tanda urusan ke KPP itu udah melalui konteks. Bener. Sebenernya kebijakannya.
21:50
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kecuali kita meyakini bahwa sistemnya bisa crash, misalnya kita cetak, kan gak kesana
21:56
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Gak usah. Nah, ini nih Pak Arief nih. Kita harus udah mulai bikin aturan main nih Pak Arief. Biar clear nih. Sebenarnya warna map matter enggak? Yang menciptakan warna kuning siapa di awal?
22:18
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Oh biru, biru Siapa yang awal punya ide ini? Semua milik Tuhan Semua milik Tuhan Di langit yang biru
22:43
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
saya masuk kesini udah pak udah ya? Masuk kesini sudah ya, balek, siap maaf saya, diamkan saya, maaf, sudah, sudah, sudah, aku sudah jawaban dulu pak, banon berarti lah tadi, topik kalian mah healthy nih
23:16
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
tapi Pak Ari tolong maksudnya gini tata kelola dokumen yang sama di dokumen itu
23:37
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Topi yang sama itu sih ya. Kemarin udah kita bilang nggak lagi, udah kita lanyain lagi ya. Jadi gitu teman-teman, jadi PP3 siapa kayak gini. PP3 tolong ntar diskusikan. Tata kola dokumen itu, tadi Mbak Deji udah ngomong kan, Pak itu menurut saya takutnya nggak usah. Karena mungkin Mbak Deji PP3 bikin kayak semacam guidance lah. Tata kola dokumen itu gimana sih? Sebenarnya kan nggak tertulis, mau kuning, biru nggak tertulis kan ya.
24:06
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kan, natanya gimana nih? Terus yang kedua, saya juga kebayang juga, sebenarnya ada retensi dokumen gak sih kalau dari TIO ini? Kita perlu angusin gak sih, perlu bakar gak sih? Kalau dulu 10 tahun, kan darurat 5 tahun, perlu ke sana gak gitu? Harus pikirin tuh gitu. Ntar lompok-lompok terus, kita enggak tapet juga. Jadi gak, kalau ternyata gak perlu. Terus yang kedua gini, ingin saya ya Mbak DGPP3 ya, nanti kita ke tempatnya Pak Edo.
24:37
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Saya mau ke tempat Pak Ido di BPDB untuk men-scan dokumen itu menjadi dokumen yang OCR. Saya dapat digunakan datanya nanti sama Om Alek, sama AC itu mana ya? Mas? Apa? Alan?
25:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Fx? Oh, bareng sama Mbak Anai ya? Mbak Anai.
25:32
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
inbound request semua permintaan negara mitra itu jangan-jangan tuh contoh sampel IW yang keren yang kita gak pernah lihat yang bisa menjadi benchmark pada KPP kita kita fokuskan outbound terus kan inbound dari negara mitra kita gak pernah lirik jangan-jangan tuh ada potensi minta IW yang keren disitu ya enggak? kan gak banyak juga itu nah itu kalau misalnya kita jadikan OCR dari data readable
25:59
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Lebih mudah mengolahnya. Kalau disana bisikl. Itu saya mau ke sana, dan itu memperintah Bu Ewi. Nanti saya mau ke tempat Edo. Kemarin sudah satu ngomong begitu. Gak perlu minta GIAJAT kalau begitu. Sebenarnya juga Cortex, TP-Doc yang diminta Bu Ewi kepada GIAJAT sebenarnya bisa minta Pak Edo juga sebenarnya. Gak perlu minta dana GIAJAT juga. Kecuali kalau TP-Doc-nya mau diresume.
26:29
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah beda, mereka kan udah ngasih potensi si Pak Iza kan, agak tersusun. Oh iya, dekat itu Pak Kunto, tolong dipolong Pak Kunto. Yang si Bishyar tuh udah tadi, tadi dong Pak Tirto Pak Kunto. Jadi, merch yang diminta sama ibu, kan Pak Kunto sembuhin kakaknya nih. Kan data matching, Pak Tangget. Barangnya Pak Kunto, eh barangnya Pak Kunto, barangnya Pak Tipidok.
27:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tadi saya ngomong sama Pak Tirto, PIC-nya itu untuk itu dua. Mas Banon sama Mas Andreas Rossi, oci, oci, bekas anak PKSP, Pepis Lutu, oci. Andreas Rossi. Nanti rapat aja Pak Tirto ngundang Pak Tirto, nanti keterapat Pak Tirto. Karena ibu pasti kenjar nanti tuh. Kita harus bikin ini ya, karena ya tol sama kakaknya kan buat duitnya kan.
27:23
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tugasnya Pak Tangkes juga tuh yang data-matching kan, Pak? Iya nggak? Itu, bikin duitnya tuh. Itu point pair-nya itu ya, bikin duit itu ya. Itu ya. Eh, buat kamu. Sebab, Mbak Janit tuh. Jadi follow-up yang ntar bikin LHR-nya tuh, kita follow-up dari kredis sama sama GIZ, harus dibikin LHR.
27:42
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Satu data matching, dua TV docnya Pak Argus, tiga data GPU untuk kalibrasi data CRMTP, CRMP3B, data ICRS menjadi satu kesatuan narasi dalam machine learning lah. Terus dibikin. Oh iya, tadi saya udah ngomong nih teman-teman nih, buat bayangan juga teman-teman masalah data safeguard assessment. Tadi Pak Koto kan bisa rapat juga Pak Arief tuh. Jadi teman-teman sekalian, tadi kita pun berhasil membuat
28:17
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Gini teman-teman, dulu negara Swiss sama Hongkong sama beberapa negara-negara yang berkata offshore itu, pada saat permintaan EOI, terus menyangkut individu, maka dibutuhkan pusat pengadilan untuk dibuka. Makanya di dalam konteks poin B, assessment, power to obtain, semua nilainya kan non-comply. Makanya merubahlah undang-undang. Indonesia gimana?
28:47
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Power to obtain. Terhalang yang 35 adalah 2. Embang harus ijin menteri. Ijin menteri dibaca undang-undang perbankan ternyata harus pakai norek dan nama. Menjadilah kita non-comply. Dibongkarlah dengan undang-undang Aika. Kemudianlah perjalanannya Indonesia hampir terkelincir. Undang-undang perikiran data pribadi itu diatur bahwa pada dasarnya data pribadi itu rahasia, blek mudah. Kecuali untuk pertahanan dan segalanya.
29:17
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Akhirnya PIU atau dari pembintangan ke sini, kita sangat serius mengusulkan naga dan rapat juga. Agar, kecuali dalam rangka melaksanakan perintah ayat 2-nya itu, dalam rangka menjalankan pemerintah negara, ada perundangan-undangan yang berlaku, maka data peribu orang pribadi itu tidak rahasia. Khusus teman-teman sekalian. Jadi kita itu full power.
29:47
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
untuk mempertukarkan data orang pribadi enggak perlu izin dari uji dari pengadilan nah inilah yang lagi dibikin nama pipi dua anak
30:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Indonesia undang-undang pusat investasi Indonesia yang kalimatnya itu data pusat investasi Indonesia itu hanya bisa dibuka pusat pengadilan itu kan bahaya banget itu bisa-bisa men-comply bahaya itu itu perlu dilawan makanya kajian, makanya kita mau bikin kajian sama teman-teman, sama Mbak Sintia
30:32
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
yang kedua saya mau bilang begini teman-teman sekalian ibu bilang gini tingkat prihatinnya kita kita jangan happy happy aja sebentar waktu di KPP tertekan semuanya karena restitusi kan teman pusing nih kalau teman-teman yang pernah pemeriksa coba SPT LB maksimal 12 bulan habis diperiksa LHB
30:57
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
LAP kirim ke pelayanan, merebitkan SKP-KPP, itu terlebitkan SPM-KPP, seru hold. Goyeng gak? Goyeng. Terus kata menteri, yang beberapa susu di dicopot. Menteri. Jadi si malak sama. Jadi teman-teman, penerimaan lagi begini, ada isu mau atukin kita mau dipotong, di diskon. Jadi tingkat sensitifitas ini memang...
31:27
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sangat sensitif ya Sampai seorang PP Bidu Kacalibu Sampai paluk itu dicopot Menjadi saya serius politiknya Jadi di titik itu Teman-teman harus bersyukur kitanya Berada di kantor yang tertekannya Pali gimana sesmen atau apa Bukan tertekan di KPP Pasti lagi marah-marahmu luka kapni masih bawahnya Stres karena apa? Dia bingung Dia semutusin suatu restitusi Kalimatnya kalaupun menahan menunda Katanya
31:57
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Di JPB, suratnya di nomor berapa itu, harus ada pertanyaan muta kalau ada masalah hukum. Serem aja di kakak. Serem. Itu hubungannya, teman-teman. Belum PKM, belum PPM. Air juga lagi masalah. Kortek juga tetap lagi yang ini juga sekarang. Melaporkan SPT-PP abadah. Banyak problem. Konsert tadi itu, teman-teman, menunjukkan bahwa kitanya, kata Bu Ewi, ya tunjukkan dedikasi kita sangat perhatian dengan penerimaan.
32:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Makanya waktu dirapat motivasi kemarin, gue bilang bahwa kita sangat mengharapkan lebih dari YoA, ya gak pahak untuk bertanggir sekali. Jadi tolong dibantu e-request dari teman-teman yang dibawa. Nah, itu jadi PR tuh Mbak Deci, tolong dijalankan lagi Mbak Deci tuh program kita tahun lalu Mbak Deci ya.
32:50
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
program untuk memasang desktop terkait dengan your request ya melakukan melalui apa ya bikin ranking-ranking ya oh ya KPP yang memang belum minta UI dan udah di eksekusi nih Mbak Reci bilang Pak Arief mulai kapan kita itu sosialisasi yang terintegrasi udah dibikin cap team nah itu sosialisasi tolong bikin cap teamnya menjadi inovasi terkait hari ini ya
33:21
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Inovasi ya? Udah dibikin dong kaya tim inovasi untuk yang ini? Sosialisasi? Bikin dah. Jadi melibatkan tiga subjit ini. Yang ini nomornya dulu aja dah. Untuk belum menggapai kriterian pada usul itu semua. Patagas sama Ani usul itu. Eh, PP2 ngusulin apa inovasinya? Ini belum ada, saya lihat kan. Bikin aja Pak Tunggu, toh. Apaan kek? Buat nama-namen portfolio masuk di Sika loh. Nanti basis temen-temen tuh di inovasi loh. Tapi masuk ke lingkaran nama. Dan Sika, kabar seseorang.
34:06
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
PP3 udah bikin tiga kalau masalah. Tekan dengan pemilihan DSPB, data out Fontan, PP3. Terus Pak Tangit semua bikin tim Pandora, Pak Kuntok, Pak Anis, saya bilang setiap tim yang buku kunci. Bawa bikin aja tuh, tim kripto apa kek, apa kek gitu. Tim pembahasan, batuk penagihan, atrasi penagihan, apa kek Pak Kuntok? Bikin aja. Kalau mau tau kan tapi terakhir ini, terakhir ini ya.
34:34
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ya Pak, kalau yang 51 sama yang itu Pak, yang VIR. Oke, VIR, VIR diulang. Ya, tiga Pak. Tiga ya? Diulang lagi aja. Cuma Pak Kunto, kira-kira barangnya gini Pak Kunto. Pak Kunto mungkin pendekatannya kepada dua ya. Kripto sama batu penagihan. Bikin apa kayak suatu nepasinya di situ. Dan kalau menurut saya gini Pak Kunto.
35:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Mungkin bisa juga punyanya Mbak Sekar diperluas tim aksesornya Mbak Sekar dan timnya. Walaupun jangan di OECD-nya Mbak Sekar, tapi ada timnya.
35:42
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
inovasi yang helpdesk tapi dalam ketentuan inovasi ini kan udah ketentuan-ketentuannya dan itu sebenernya udah 1 tahun ke belakang gitu kan kalau gak serah sudah berjalan 1 tahun ke belakang dan ini kan udah lama nih helpdesk nih ceritanya oh gak berdiri parbis ketika tadi ketika seksi lain itu seperti inovasinya itu
36:13
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Misalnya, oh ini idenya di seksi ini, orang-orangnya terbatas pada ini. Saya kayak nggak berani, itu kan saya mengklaim idenya orang sebagai inovasi saya. Saya takutnya gitu melihat, tadi teman-teman di seksi lain itu sangat spesifik apa yang benar-benar mereka mulai dan mereka kerjakan. Dan itu pun tidak melibatkan seluruh tim di dalam seksi itu. Emang nggak ya? Saya nggak baca.
36:41
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Makanya sebenarnya saya belum ada nih dari teman-teman sendiri yang misalnya ke PP2 nih, misalnya si Tia mau mengajukan inovasi. Tentunya inovasi ini kan berguna juga Pak, nanti buat proses beasiswa, orang yang bersangkutan, jadi namanya ada. Kemudian untuk proses talenta juga, kalau nama saya ada kan lebih bagus misalnya. Benar, benar. Cuman ya ini...
37:08
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Saya takutnya kalau saya nge-ide ini, tapi nanti nggak semua DP2 keangkut, gitu. Karena yang lain-lain itu bener-bener murni dari... Emang yang Mbak Deci, emang yang kayak punya Mbak Gita itu nggak melibatkan semua set-set sih? Masalah juga ya. Saya nggak baca detail, saya pikir udah... Maksudnya, angkut aja semuanya lah.
37:30
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah itu, saya gak tau nih harusnya gimana. Kalau kita gitu ya. Kalau bisa direvisi, dirubah lagi. Angkut aja semuanya udah. Jangan jadi persorangan, gak boleh loh. Kalau bisa Pak Kunto, kalau memang jangan khawatir mengklaim punya orang. Bagi saya, apapun yang kita buat di BPPV itu milih bersama. Jadi gini, makanya saya bilang siapapun nanti yang lolos dari sesmen hukum.
37:59
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pada saat masuk pada level bikin critical incident, untuk mengklaim apa yang telah anda lakukan pada organisasi, klaim aja semua punya orang satu pipi ini, gak masalah bagi saya. Jangan merasa bahwa karena gue yang susu, enggak juga dong, gue yang gitu. Kalau, artinya kalau bagi saya, apa yang keluar dari pipi milik bersama bagi saya, terpas ketidak atau apa ya, tapi maksudnya itu bisa diklaim, maksudnya gak bisa ikuis juga bahwa ini, kenapa lo klaim milik apa-apa? Orang satu pipi kok bikin? Gak apa om misalnya tekan, misalnya.
38:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Teman-teman mau mengklaim fear, klaim semua rame-rame fear boleh. Mau mengklaim Pandora, mau klaim kunci, mau klaim pundi boleh bagi saya. Teman-teman hati kita harus sharing bersama itu. Itu jadi penting teman-teman. Nanti pada saat, tapi kalau nanti CI-nya itu berbarengan, sebaiknya ngobrol. Biar gak kebaca semua orang. Itu doang semuanya ngomong. Lari yang bersiap ini. Kok semua ngomongin kunci semua, ngomongin pundi semua.
38:59
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nanti ga bagi-bagi dah. Gue yang ini ya, gue yang itu ya. Nanti kalau... Berikutnya ada CI dah habis ini. Yakin. Habis ini CI kan? Tadi udah sosialisasinya. Tadi pagi. Jadi abis itu. Apa ga ada CI ga ada ya? Engga. Sosialisasinya udah kita dibagi. Perlu pake CI ga? Masa mansoosku pak. Bagi-bagi. Udah ga ada CI lagi disini.
39:19
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Belum ya. Beda dunia kali ya. Beda seleksi, beda cara kali ini. Kayaknya habis ini. Enggak, soalnya Pak Ambo Betty udah bilang, proses seleksi ini akan dipercepat, tapi dengan catatan yang prudent. Karena Juli harus diesekusi. Jadi, akan dengan cara cepat Juli diesekusi. Karena Juli udah penempatan. Karena ada kebutuhan buru-buru. Jadi siap-siap teman-teman yang lolos, ya Juli, ya...
39:49
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Uang subit ngasih ada yang ngakut perlualan nya, Dutan? Kok dikasih itu? Ungus telepon?
40:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Itu udah abis di anggaran, Pak, buat bagi-bagi. Gimana, gimana, Pak? Untuk orang pendireksur, Pak, itu maksimal lima, Pak, usulan. Jadi tadi tersisa dua usulan itu diusulkan dari PP1, gitu, karena Pak Namkin perlu bagi-bagi atau mau tetap diusulkan semua? Gimana ya, Pak? Udah, Bapak dua, tapi namanya dibanyakin. Kita kan diulang.
40:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pak Arief lagi nih, maksudnya kalau udah kado nama jemaat IPA, nama siapa itu, diulang lagi aja. Yang sisa 2, kalau yang kami kan proposinya ada 3 itu, yang paling yang 2 kan udah jadi Pak. Gak apa-apa masuk semua. Semuanya semua, udah semua namanya masuk semua udah gitu loh. Iya, satu-satu namanya gak apa-apa. Jadi kalau bisa punyanya, punyanya Pak. Ya gak apa-apa ya. Pak.
41:01
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ya kalau yang perlu dirubah, kalau yang belum bisa... Terakhir kapan capnya? Hari ini. Ya kan masih raya auto sampai jam 12 malam gitu biasanya. Hari ini sampai jam 12 malam.
41:15
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Lagi besok kan libur besok pak? Apalagi besok libur pak. Iya. Kenapa? Pada pulang pak. Pada ada yang mau flexi pak. Ngapain pulang? Pulang ke ini lah pak. Kan kata abis itu. Pantang pulang kalau tugas belum selesai mas Indi. Mas Indi ketawa. Kamu serupa kutip pulang terus lu. Iya pak, bisa bikin undangan.
41:44
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kata Pak Cynthia gini, malah kamu pulang. Lah kamu selesai. Lah bos aja pulang pak. Gitu dia. Dan semoga pak. Kapten segera ya bagi nama semua temen-temen lah ya. Sosialisasi, tadi aran ibu tadi berkontribusi lebih ya mengenai sosialisasi barangnya kan. Terus kita pakai desktop, join desktop.
42:14
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kita apalagi sosialisasi desktop berserat lagi aja mengingatkan kepada KPP mengenai IWA itu pake ortex jadi cari alasan lagi apa kek buat nyolek-nyolek mereka terus Pak Tangges disuruh ibu nyolek pasal minggu tapi udah kan tadi kan kayaknya ada efek terang juga iya tapi yang diminta pasal ibu agar menjadi kuat hasil dari kemarin kita
42:45
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
terapa online itu ada pressure bahwa ini ada masalah enforcement jadi penting kata ibu tolong colek kata ibu kata ibu kan kata ibu kue arah saya yaudah pake selat aja coleknya apapun jadi biar enak saya ngomongnya kalau lisan-lisan doang takutnya dia gak kebaca tapi saya lapor juga sama ibuku tadi gue ngomong sama paman apa-apa
43:07
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
ARI bahasa potensi bukber untuk WP yang ada disini kita pendekatan pakai penyatuan kepada bukber pidana pajak yang umum sehingga dapat terlaksana tuh potensi apa namanya pembukernya jadi satu kesatuan narasila gitu saya bilang karena di PMK sudah dibuka perluasan bukber itu kemudian mungkin nanti dari PP3 terkadang rapat ya Mbak Deci ya terkadang IM ya
43:36
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Itu ada follow up lagi gak serapan nih kapan? Mas Lambang. Gak kita ada yang perlu, ada PRP lagi yang disitu gitu. Oh gini, kita udah pernah gak melaporkan potensi ada tanah tangan seriem tadi? Kan udah email tuh kemarin ya kepada si orang India tuh Amrita. Belum dijawab ya? Ya udah nanya kan Pak Arief kan? Kita ada perlapor sama Direktur belum mengatakan ada monitoring assessment?
44:11
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ya, tolong ingetin Pak Arief ya. Tolong bersuat kepada Bu Direktur. Ini perintah Pak Unto nih. Atau Pak Unto agar mudahkan, teman-teman sering-sering kita nyolek ibu pakai suat resmi aja. Jadi kalau kita lisa-lisa takutnya kan nggak ada dasarnya. Ini termasuk inovasi bukan Pak? Ya, apa aja? Ini inovasi. Nyolek? Inovasi kayak tentang upaya pencairan suasana hati.
44:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tapi itu benar tuh Kalau menurut saya sih Ya sebetulnya hukum dasar organisasi ya Kita dalam kegiatan harus melaporkan Kepada pimpinan Dan ini mungkin secara formal
45:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Saya dilaporkan aja gak apa-apa. Pak Tangges, terkait dengan keluhannya Pak Apit, sebaiknya bersurat deh Pak. Dan Bapak kan mau bikin Captim. Penyelesaian migrasi CRS 233.0. Itu dapat disegerakan aja deh Pak. Jadi kita gini, call room-nya Captim-nya itu pas kita mengundang rapat di situ Pak kita sampaikan.
45:31
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ya, gitu. Kalau menurut saya sih, kan udah mulai Mei, Pak. Ini udah Mei, Juni. Soalnya di Pemba kita katakan, pebetulan dengan CRS 3.0 kan di bulan Oktober, Pak. Ini udah bulan Mei. Eh, April, Mei, Juni, Juli, Agus, 7.0. Tinggal 5 bulan lagi, Pak. Jadi, Pak, yang diantem ini kan sebenarnya gabungan ya, Pak?
45:53
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Enggak, enggak cuma si RS saja, ada CARP sama... Semua yang kebutuhan, pengembangan... Betul, betul. Karena, karena... Ini barangnya Pak Guto aja belum siap. CARP. CARP ini kan barang yang baru. Sekarang gimana? Pelaporannya gimana? Bungkusnya gimana?
46:20
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalau yang CRS kan masih bisa, kita bisa bikin suatu transisi bahwa pak yang lama misalnya ternyata ini gak terwujud lah. Ada kondisi force mayor lah gitu. Tapi kalau punya pak Punto karton depan harus bertukar. Dia mulai 1 Januar udah mulai ngasih data. Kalau dia aturannya kan. Maka harus digerak. Nah sekarang saya udah ngomong nih pak. Mbak Deci, Mbak Deci.
46:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
tolong Mbak Dijin bilangin Pak Arief ntar ya, Mas Abang kita bersurat kepada PKSBI kapan kita mau tanda tangan otomatik EO Gear? gak sapa, kan lalu-lalu pasti dipatahin maksudnya buru amat sih, gitu nunggu pada selesai, tapi kan kita dalam kata-kata bersurat karena yang otomatik kita, nanti terseran kita yang salah, gak kaker
47:22
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi gini aja, satu, karena kita bukan yang incas, ini kita berpolusi seperti kelompoknya CBCR. CBCR kita hanya memperceparkan, narasi dari mana pengumpulan sampai transmisi, itu dibacakan di dalam PMK sampai SEI. Maka yang GMT juga sama.
47:45
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kita sampaikan, subuh dengan GMT dan kami sampaikan satu, satu Indonesia komitmen bertukar tangan-teman. Dalam rangka bertukar tadi, komitmen tadi setuahkan dalam MCG. Sampai dengan sekarang Indonesia sudah menerangkan MCG. Karena tahapan untuk tangan MCG dari mulai tangan-tangan sampai deposit. Depositnya itu butuh kemlu, butuh MCG.
48:08
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Maka tahap-tahap itu kita mengesplor. Tapi dalam rangka memastikan bahwa deposit terkat MCA dataran itu dapat komplit lah. Karena komplit kalau aturan pelaksanaan dari tata kelolaan data JMT untuk digirikan sudah siap. Mulai dari apa? Kita selalu di situ. Satu, mengenai mengatur kewajiban dari pelapor.
48:36
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kemudian sistem apal untuk menerima laporan. Terus aturannya mengatur mekanisme laporan itu dibungkus. Pak, izin Pak, itu mekanismenya agak kebalik sama CRS sama CARV. Berarti. Beda. Karena ini buat perang kita. Karena dari awal perang kita ngadi aja Pak Konto. Ijin Pak kalau yang CRS sama CARV.
48:59
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kita PMK 108 pun itu kan terbit setelah MCBE-nya ditandatangannya oleh Dirjen. Jadi uji utamanya adalah, tadi saya bilang juga komitmen politik tertinggi itu, kita menyampaikan permohonan arahan Dirjen untuk...
49:17
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tanda tangan MCA, kita siates waktu itu, kita sebutin urgensinya apa, kenapa harus, kalau untuk KAL, kan kita bilang karena Indonesia itu sebagai salah satu pelopor pencetup, jadi KAL. Masa Pak Yudjennya nggak ikut tanda tangan sih, kita bilang begitu waktu itu. Dan itu oke setuju tanda tangan MCA, nah MCA-nya terbit, itulah jadi dasarnya PMK 108, urgensinya di PMK 108 kan itu pertimbangannya. Nah kalau ini berarti kembali.
49:47
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi gini memang pertanyaan pak adik sama saya, bedanya Gear sama Shibisiar sama Shibisiar itu apa? Bedanya gini.
50:07
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
CRS itu, dasar hukumnya adalah suatu kesepakatan untuk bertukar data yang dibuat dalam buku Common Reporting Standard, yang kemudian agar itu berlaku, kita melakukan dua aspek.
50:31
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Satu, perjanjian internasional dan gratifikasi dan turunannya. Dua, domestic legislation yang primary yang in place untuk octane data dan to exchange. Maka dibuatlah Undang-Undang Aika. Maka ditantakanlah MAC, gratifikasi, bersama MCA. Maka bertukar. Jadi narasinya pada saat dia menjadi. Aturan detailnya, ya...
50:54
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
In place dulu semuanya Terus tanda MCA nya Baru di aturannya Begitu kan di tangannya CBCR dengan GMT Itu bukan suatu agreement Tapi suatu track tab yang bersifat self recommended Suatu-suatu guidance Jadi CBCR itu ada kesepakatan OECD Untuk TBDOC TBDOC OECD begini Terus
51:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dalam konteks melaksanakan web action nomor 1314, maka perlu ada CBCR. Tapi, bercana untuk satu kesepakatan kita, komitnya bertukar CBCR, ke CRS, kegak ada. Tapi untuk menuangkan, bertukar data CBCR, itu di MCA ada. Tapi silahkan Anda bikin domestic legislation-nya. Maka dibuatlah PMK CBCR untuk menghimpun data, master file, local file, semua itu. Udah jadi?
51:55
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Karena CBCR itu tidak sebenarnya berdasarkan perjalanan internasional yang berimplikasi kepada dua pihak. Agak beda sama CRS emang. Nah, sama-sama GMT. Di mana perjalanan internasional yang menunjukkan bahwa kita harus menjadi GMT? Enggak ada. Yang ada hanya, apa namanya? OECD bikin apa namanya? GMT approach, apa namanya? Globe rule. Suatu globe rule yang disiarkan sama OECD. Tapi tidak ada, maiknya enggak ada, perjanjiannya enggak ada.
52:25
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi ini kayak sop agreement. Agreement yang lunak gitu. Jadi apa yang diberangkan? Bukannya payungnya itu MNAC juga? Bukan. Bertukar dirinya? Bertukarnya iya. Tapi melaksanakan... MCE-nya bertukar dirinya kan? Bukan masalah penerapan GMT. Kita, MCE Otomatik UI bertukar keuangannya. Keuangannya kita ratifikasi juga. Keuangannya itu dituangkan dalam undang-undang. CRS.
52:57
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kita bikin Undang-Undang CRS ya Pak? Undang-Undang ada in place, kan GNT juga in place di FMK 136. Betul. Nah, makanya saya bilang sama Pak Sadik, ya seharusnya bos, kayak kalau ngomong ke CRS, lu tahan-tahan dulu MC Gear. Karena udah bersepakat bertukar Gear, maka Gear ini harus in place.
53:27
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ini kenapa ngantar tangan? Kan gue campur dari awal nih, gue juga nggak tahu. Nah, GMT sendiri menjadi suatu kesepakatan global untuk disepakati itu, penerapan GMT itu ya harusnya karena lu mau bertukar gear, lu dengar GMT. Lu mau bertukar CVCR, lu track pada PMK 172. Makanya mandatnya kan di PP55, itu GMT.
53:58
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah, tinggal naikin kelas. Sebenarnya GMT itu dasar hukumnya undang-undang apa PP? Buat GMT. GMT itu new tax apa? Additional tax atau current tax? Income tax yang mana? Pandatnya di undang-undang. Ya makanya PP kan? Ditambah apa? Baru apa? Yang mana? Susah itu di situ.
54:48
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Karena kita ngomong cuma income tax doang kan? Income tax, VAT, BBB P5L
55:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Iya betul, betul, betul, betul. Pokoknya kita jelasin, tapi kita jelasin lagi ekskisitnya apa namanya, in case of that gitu kan. Itu emailnya kan masuk juga ke PKSPI, Pak. Nah itu sudah dijawab langsung dari mereka. Apa jawabannya? Itu masuk dalam internal text, jadi kita nggak mau ngubah? Iya, iya. Makanya Pak Sadi kemarin di dalam Undang-Undang KUP sama Undang PPH memasukin budget itu perintah Undang-Undang, naikin dalam kita kerubah. Jika ada di Undang-Undang, bukan YPP.
55:28
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah, si Biciar juga sudah bilang sama Pak Agus, Pak, si Biciar itu anak haramnya SPT loh, Pak. Karena, Pak, TP-Doc itu bukan anaknya SPT. Makanya, ambigu. Waktu dia melaporkan SPT, hanya melaporkan ikhtisar saja, dianggap SPT adalah dirima dengan nanggap yang jelas. Pak, harus TP-Doc. Makanya kalau pindahan TP, tidak melaporkan TP-Doc itu pindahan apa kagak?
55:59
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Makanya menurut saya saat ini akhir-akhir kemarin kita rapat sama Bu Medi kemarin, TVDOK menjadi bagian dari SPT, sudah diusulkan untuk hari Sabtu itu. Jadi agar ada hidupnya itu. Nah, bener-bener kata Pak Kunto nih, seharusnya Gir itu kenapa nggak di awal DMC Gir dulu kan Pak Kunto? Ini akan lucu Pak Kunto, karena ini luar kontrol kita.
56:19
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
saya udah bertanya dulu kan PMK nya benar PMK nya benar, cuma dalam PMK itu kan ibaratnya domestic legislation in place ya abis itu langsung MCA kan itu kan sebenernya dengan di dalamnya ada gear kita menerima data gear dari luar negeri gak ngomong, eh kato, di dalam PMK gak ada pak Uto bukan tentang caranya, tapi untuk wajib melakukan gear itu untuk yang kita udah ada itu tujuannya buat apa?
56:50
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Bukan. Itu yang salah nih menurut saya. Harusnya sama kayak PMK 108. Kita menghimpun dan juga ada cerita bertukar. Harusnya. PMK 172 ada nggak mekanisme antur bertukar? Katanya ada. Ada. Ada. Dampak pikiran nggak ada. Gini. Justru itu Pak Kutemak sepertangnya datang. Sebenarnya ini GMT gimana sih?
57:15
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kan pas di ujung-ujung baru tuh Mbak Deci sama Mas Guri ngikut kan? Tapi yang per, Pak Yang per, PMG aja gak tau Saya rapat, ini gimana ya MCG, ya sorry ya Gitu Amin sih buru-buru Itu penjaga poti
57:46
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kurang lebih gitu jadi maksudnya saya juga bingung maksudnya oh saya gak boleh nyoleh nah saya udah bilang sama Pak Hadi
58:01
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Komen masa yang bagus, perl lu udah jadi lho. Terus MCA kiri ini mau gimana? Karena pendahulu bilang, tantra aja kalau perl lu jadi msa. Kurang lucu juga sih bos, karena konstruksi ini dimana-mana udah invest di domestic registration-nya, kita tahan tangan. Kalau AC kan yang detailnya, ini yang gue khawatir punya PMK lu gak ngasih untuk exchange. Nah, power to exchange. Ini yang ngerepot nih, power to exchange harus di normal.
58:31
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Normanya di PMK terakhir. Ini masalah sebenernya nih. Anda harus bikin. Pembangun terakhir itu mereka sudah uang juga sih Pak. Tapi memang di pembangun terakhir itu kan PMK-nya memang udah ada. Jadi kita pakai dasarnya ya PMK 39 informasi lain gitu. Ya akhirnya pakai power di sana kan ya. Exit saya ya. Cuma kemarin Pak infonya. Ya betulnya gini sebenarnya. Yang penting MC kita retak. Nah nih.
59:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
PNCG, tahan tangan. Nanti kaitan dengan Domestic Legislation Investing itu adalah jadwal tersedia pakai PMK GMT. Power Tool. Exchange-nya pakai 3.9. Paling gitu aja sudah selesinya. Tapi ya segera tahan tangan MCE-nya. Kalau lu gak tahan MCE, gimana mau menekan TIK untuk menyiapkan sistem untuk bertukar gear? Dia lucu.
59:25
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terbalik itu aja nih bagian Pak Arief ya, nanti bagian Pak Arief agar kita bersurat, mekanisme untuk bertukar itu tadi mulai dari penerimaan datanya, terus transmisinya, membungkusnya, sama yang sama CRSnya tuh, tanya sama Mas Fadol sama Mas Dian tuh gimana cara membungkus-bungkusnya, sama exchanger melalui CTS gitu ya, sehingga seharusnya memang bertukar tahun depan gitu ya, tapi ini sudah ada lah gitu MCA-nya.
59:52
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sehingga gini, selepas kalau mereka bilang, gue ternyata MC Terus tahun depan bulan memarus, terserah, jawab, ini jawab aja udah gitu-gitu, gak salah
1:00:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dugasnya kita yang melangkah EOInya, takutnya kalau ke tengahannya kita salah. Karena selama ini kan bisa terus kan saya. Sobatin aja dah, biar clear itu. Itu MCA, terus terkait dengan, kan ada dua PR tuh. MDPR, MPD, eh. Platform Digital Platform, DP. MRDP. Jadi intinya, banknya DP dah.
1:00:32
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi ada namanya, dulu kan kita belum commit sih ya. Kemarin kan udah ikut ada Zoom-nya kan ya. Kalau kita kan udah commit yang untuk IP, intangible property, ya kan. Yang untuk bertukar data itu 2020, 2030, 2029 lah itu kan. Itu kan masih ke awal tuh sama PP3 kan ya. Nah, kalau digital platform oleh PP2 ya.
1:00:56
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jualan potensinya kalau kita mendekatkan diri kita untuk digital platform, pertukaran data digital platform. Karena apa? Digital platform itu kalau kita ikut, maka kita akan dapat data semua yang menggunakan jasa Airbnb. Memang Airbnb sudah menerapkan PPN, PPN sudah kan ya, PMSC sudah. Tapi dia kepada customer, bukan si orang yang punya momah. Ya enggak?
1:01:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah ini, jadi maksudnya kalau kita mau pakai, ya itu apa namanya, sekaligus juga untuk digital platform sama, apa tuh, Mas Hadono yang nonton di Youtube tuh, di aplikasi apa tuh yang..
1:01:45
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
yang dewasa? on defense
1:02:10
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
saya mending ini Pak Gavon aja depan kita, tadi depan tamu kan depan Pak Stifan, ini hampir aja saya nah, kita dapat bertukar data OnlyFans siapa yang menjadi pemain aktor dalam OnlyFans itu kan ada tuh, sampai sekarang kita, Pak Tange sebelum di follow up itu Mas Thomas
1:02:38
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sampai kan yang terima mas. Siapa atas kita yang udah di on demand siapa mas?
1:03:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Artinya kita bertukar data mengenai potensi perpajakan, AirBnB, kalau netbook kan? Nggak ada kaitan netbook, netbook itu masih digital ekonomi itu pilar satu sama kaya Facebook Terus apalagi ya platform-platform, sederhana AirBnB ya sebenarnya Mungkin Alibaba kalau vendor-vendor misalnya Tapi di export aja tuh Mbak Cynthia, kira-kira digital platform itu potensinya apa gitu Cek di websitenya, kita menguntungkan nggak?
1:03:30
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Bagaimana kajian, kalau tidak menguntungkan tidak usah. Kalau IPI, itu pasti menguntungkan. Karena orang bisa banyak-banyak properti di Singapura. Walaupun Singapura belum ikut ya, yang penting ikut dulu saja. Itu yang terkait itu, ya tadi, poin dari ibu yang terkait itu saya harus sampaikan juga teman-teman. Tentunya untuk penerimaan itu harus fokus penggunaan. Jadi, Pak Tangget, agar kegiatan interaksi, ini kan produknya ibu, ibu lagi menjual ya.
1:04:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kemarin peserta interaksi yang pertama itu yang hadir lima ribu atas orang banyak kan tapi yang kedua seribuan kurang ya nah ini challenging nih CRS peserta yang patahnya sebelum ludak juga itu tanggal 8 Mei
1:04:21
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi, gak tau yang siapa yang mau organize Pak ya, di join domain, asal interaksi itu dipublishkan di dalam wallpaper. Nah, yang tugas itu tugas siapa tuh, apakah tim kelompong yang diberikan ke tim, atau dari ngurusin, akan ada interaksi terkena iwa kita itu. Itu tentang kita, Pak. Bahasa kita adalah, kalau bisa dikirimkan sama PPS juga.
1:04:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi bahwa pengetahuan Anda mengenai CRS itu untuk menenai PPS, lagi happening PPS sekarang. Tapi ya boleh nggak dicapik di join domain? Jadi kaitan dengan data CRS dengan PPS itu paham.
1:05:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
agar menarik perhatian orang-orang gitu tapi harus dibikin tuh pak, langsung jerumin lah jadi biar-biar peserta kita juga ini karena ibu pengen nih bawa Pak Deji yang bernotis bahwa ini langkah proyek ibu bagus banget lah misalnya karena coveritnya akhirnya PI dibohon lagi kenal karena topik-topik ini gitu jadi ada care tambah program sosialisasinya Mbak Deji itu sosialisasi yang integrasi semua itu itu bagian dari kelompoknya interaksi
1:05:30
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
itu buat captive kalau bisa, eh gak usah tapi captive captive aja mbak Dici, terempas mojir, terempas kagak kan iya, kawan 2-2 doang kok itu kan paling gitu ya kalau yang mau ya di sini dedikasi lagi teman-teman sekalian ya artinya bagi teman-teman itu momen di sini teman-teman dapet ilmu lah sayang kan nasib teman-teman kan yang tau kan yang dilangin gitu ya, berada dimana, tapi berada dimana tadi
1:06:04
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Justru teman-teman ada keluasan untuk belajar semua titik. Karena teman-teman bisa mengeksplor mengenai TPDOC, mengenai FIA. Apalagi teman-teman ditugaskan untuk hadir di FIA, untuk membelajarin. Gak usah capek mikirin, ngerjain, tapi udah bisa diskusiin. Terus yang mengenai PTKAB itu kan sebenarnya bagian dari narasi teman-teman dalam mendorong teman-teman minta IOI. Sehingga teman-teman kalau bisa gini nih. Mas Bebri dah, Mas Bebri kan.
1:06:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Rajin belajar dan rajin menabung nih. Jadi maksud saya tuh kalau bisa nggak kita punya akses tuh, cua tanya dengan Mbak Sekar yang pernah di PKSBI. Mereka punya ini nggak Mbak Sekar, bahan mengenai penegasan-penegasan P3B penerapan. Misalnya dijadikan satu gitu ya Pak? Kita tarik sih, ngomong sebagai knowledge data, file file-nya itu. Sehingga teman bisa belajar di situ. Terus bisa nggak?
1:07:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
mekanisme teknis yang ada di PPSP itu terkait dengan FBA itu kita tak semua kesini semua tugas yang kita kita penyeling disana gitu buat belajar temen-temen kan temen-temen gak penting itu kalau rapat FBA kan kan bisa di belajar disitu konstruksi FBA gimana mereka ngambil keputusan kenapa di TNMM kenapa hanya royalty pake card pake ini kenapa? karena kita biar dapat knowledge
1:07:29
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi pembelajaran pakai pintu EPA itu teman-teman langsung dapat feelnya gitu. Walaupun gak perlu kerjain. Dan Pak Tangas kan udah bikin kompas. Dan Pak Kunto kan sebagai pelaku. Jadi waktu di KPPLTO terkait dengan TEP Pak Kunto. Nah itu Pak Kunto biar bagaimana mengupas tipido agar menjadi ini sambung dengan EPA tadi. Sebenarnya cara baca tipido kan dikerja di EPA juga sebenarnya.
1:08:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ada satu sesi di kita itu Kita selalu ngomong tipidok dalam sosialisasi UI Kita sendiri gak pernah mengupas tipidok Tipidok begini Konsekuensi tipidok pas kita baca Ternyata berbeda dengan CVCR Berbeda dengan laporan keuangan Sehingga berpotensi diuji
1:08:22
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dia tidak, fungsinya kok berbeda, atau kuartirnya berbeda, atau apa beda. Satu barang kita pegang, benar-benar pakai UI sebenarnya itu. Tapi ada pembelajaran bersama di sebenarnya. Kalau diperlukan, kita minta Pak Agus timnya itu ngajar kita. Itu momen, itu gitu. Kalau kita ini ya, didok versi mereka kan. Idealnya ini kan sinkron. Sinkronnya antara kedua didok dari kedua negara tersebut dengan SBT-nya masih-masih.
1:09:03
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah, sepertinya kita dari situ tuh dengan kita, teman-teman ya, ketika membaca jawaban inbound, artinya kita sebenarnya semestinya tidak hanya meneruskan. Tapi ketika ada jawaban, kita sambingkan dengan alatnya seperti apa. Kita bisa menganalisa tuh jawaban macam apa yang kira-kira bernilai dan jawaban macam apa yang kira-kira tidak ada nilainya sama sekali. Dan saya pentingnya gak nampak gini ya, teman-teman kalau nanti manggil WP.
1:09:36
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terkait dengan UI-nya itu, pas kita minta pamparkan bagaimana hal iwal anda minta UI, pasti kan kita minta buka tipidoknya kan. Karena anda gak berarti sama tipidok WP kan. Bahwa tipidok anda itu, kuasa anda kayak kita uji, ternyata dibuat kemudian. Tipidok kan...
1:10:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Seharusnya yang santai kan. Kapan? Penanggalannya kapan? Misalnya tahun 2024. Tipidok itu harus dibuat kapan? Permand? Atau PADET EDGEN OF 2024? Harusnya sebelum transaksi sudah ada. Ya kan, benar nggak? Sebelum 2024? Iya. Sebelum 2024 sudah ada. Kayak kalau kita penambahan PBB P5L, maka rencana kerjanya sudah di tahun 2020 sudah ada. Maka untuk perhitungan PBB pakai itu.
1:10:33
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
rencana kerja RKS atau apa namanya itu. Maksud saya tuh teman-teman harus memahami juga pas tipidok itu, dilampirkan itu, kan diuji. Kenapa ekspos Anda bikin, uji tipidoknya itu dibuat kemudian sama before aja, kita nggak bisa bedai. Bener nggak? Manggil ke QWP, mana tipidok nih, utama berapa? Ya dibuat saya mundur. Bener nggak?
1:11:03
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
karena suci perensi bukan komputer tarik komputernya bongkar mana-mana file yang menghilangkan selama belum jadi keberan tipidoknya habis tipidoknya katakanlah kita anggap sama lah tipidoknya sama kita bahas pembanding beda nih fungsinya nah maksudnya setiap-tiap tipidok itu narasi menjadi EOI nya yang berbeda semua ceritanya teman-teman kan ya narasinya dan bahkan nih boleh dibilang yang minta EOI singapur tipe terus ya
1:11:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Bener gak sih Mbak Deji? Tipe terus kan ya yang Singapura itu bener-bener kalau bela jiwa ya? Mosley kan? Akhirnya teman-teman harusnya yang paling bitter BB1 nih, eh BB3 nih kalau menyangkut TV nih. Masalahnya apa? Masalah nih. Kalau ke Singapura kebanyakan sih reinvoicing, Pak.
1:11:55
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Dan sedikit yang kata-kata eksistensi, jasa gitu kan. Cuma ketika KPP menyampaikan ke kita tuh, mereka malah nggak menyentuh analisis TP, Pak. Perasa begitu ya? Nah, itu diminta apapun Ewi, agar kita itu sebagai orang PI, dapat memberikan advice terkaitan TP-nya. Kalau diperlukan, nah ini kan, karena kadung mereka udah. Ini yang saya pikir nih, kita diminta bantuin FIA.
1:12:26
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah, kalau ada ke IOI, kita bisa minta kembangkan PPSB itu kasih analisa terkait dengan IOI-nya, yang membuat DP. Kalian, kita panggil. Tim-tim pembahas, IOI orang, tetap DP-nya apa kagak? Kalian, Pak Tangget, Pak Kuto, Pak Harim. Kalau kita nggak bikin cap dulu, yang penting kita panggil. Mohon agar kehadirannya hadir dalam rapat dengan ini, membahas mengenai potensi IOI terkait dengan TP. Itu aja.
1:12:59
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kasih bahan awalnya, kasih link di Teams Sehingga kita dapat membelajar bagaimana mereka memberikan advice Membelajar buat temen-temen juga ke depannya gitu Jadi yang tadi bahwa temen-temen Jangan betul sih kalau menjar waktu kan kayak PT.POS aja kita kirim, translate Tapi sayang ada pengetahuan gitu, nggak bisa mengeksplor Sayang aja momennya gitu Bahkan kalau menyakut Bahkan gini
1:13:25
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Seharusnya karena kita dapat ION terus kan kalau misalnya potensi tax treaty abuse, kita dipaham kompleksnya. Oh gini ya, oh gini ya gitu. Itu yang saya pengen dapat kes itu tuh. Nah tugas kita itu mengkomplek itu teman-teman sekalian. Sehingga seharusnya orang yang di... Harusnya kita bersyukur nih, harusnya ya. Orang kayak PK, PK. PK itu kan seharusnya seorang yang udah lama di air sama pemeriksa kan. Harusnya IONnya orang yang udah pernah meriksa.
1:13:57
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
A.R. harus saya kan udah alih gitu disini harusnya karena dia waktu memberikan advice dia orang yang mengerti kan dan teman-teman orang yang mengerti harusnya ngasih advice atau kurang-kurang ngerti minimal jadi jangan sampai teman-teman jangan sampai kelihatan ini brandnya P.I. lho kalau teman-teman pas manggil ternyata kita kalas kita mau berwarna masih fungsional ya kita gak enak juga nanti keluar bahasa mereka di luar orang P.I. juga gak paham
1:14:27
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Mereka nggak memandang kita orang PV, orang PI. Itu teman-teman. Jadi kita harus saling menguatkan Pak Tangges sama yang Kompas. Kompas Pak Tangges diupayakan untuk kebenaran kita dua di Pak Tangges. Membelajaran buat teman-teman gitu. Sayang kalau nanti. Misalnya ternyata Juli. Pak Sigi jadi kasih di pengawasan di...
1:14:51
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih.
1:15:06
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kaya misalnya nih Pak Arief kan peran tim Mika nah buat nanya takutnya dia ngapus jalan sama Pak Arief nih maksudnya? yang mau ikutin? ikutin bosnya siapa? kalau mau ikutin bosnya Pak Unto keren
1:15:36
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terima kasih.
1:15:41
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pak tangis tuh, Pak tangis tuh gak pernah dimana teman. Gak keliatan. Wah. Gak dimana teman. Gak apa deh, Pak? Ganteng sama dekat teman. Malas ya kalau dekat. Nikah, terjadi rasis.
1:16:09
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
nah yang lain memang, ya saya harapkan seperti ini, saya terserahkan kepada teman-teman kalau kerja gak usah bergadang menurut saya yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya? yang penting selesai ya?
1:16:38
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sekarang itu kapan? Ya sekarang. Sekarang itu sekarang. Ya sebenarnya memang harusnya Pak Tangges sama teman-teman ya. Sejak asesmen selesai, ya mereka juga sih Pak Tangges sama timnya. Mau ada asesmen CR2, CDSA, aneh itu saja. Tapi kalau kita bisa, kalau bisa kita manage. Jadi juga teman-teman gak usah bergadang lebih semangat. Jadi lebih banyak pembagian waktu itu.
1:17:11
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
enggak spread spread spread spread spread spread di spread Pak Amas jangan di spread kalau Pak Arief di asesmen di tempat mata nih yang apa yang nonton tering anggarannya ada enggak garansi ada bu makin jenis jual-jual anggaran saya itu bu karena mau diculak mulu sama sebelah katanya Pak Bismar uang yang ada dipakai dulu saya nggak boleh
1:17:40
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
gak boleh dipakai itu jangan sampai pas nanti pas sidang kita gak ada duit itu menunjuk banget Indonesia sekarang indah yang pernah sidang kan Om Malek yang pernah sidang lu ya? kalau kita gak dateng W.O gak? misalnya satu waktu tiba-dua makin kempos lah nih makin mocos diambil belitnya pas sidang bulan Oktober kita gak berangkat masalah gak? asesmen
1:18:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tadi Pak nanti dikasih waktu sekitar besoknya untuk second round second reading ya second reading bisa dibayangkan kalau misalnya gak berangkat dia gak pernah nyiapin Zoom ya tadi izin Pak kalau untuk yang IPRG meeting itu kan memang sekarang
1:19:02
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
umumnya bisa hybrid bisa jadi bisa datang offline ataupun online tapi kalau yang terkait PRMG kan kita ada karena kita juga member ya pak, itu kan kalau tidak salah kan harus hadir paling tidak selalu dalam jangka waktu berapa kali, kalau tidak membershipnya akan dicabut itu saya omong member, saya lupa itu karena member bukan asesnya
1:19:33
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Karena nanti kalau menjelang harian tiba-tiba kita nggak ada lulusan masalah diambil pakai yang mau. Kayak gitu tadi, ya PMK Pak Arief ya udah bikin timeline PMK 39, ya kira kita udah bikin positif Pak Arief kapan folder-nya.
1:20:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terus, agar karena dalam PMK GMT tidak ngomong exchanging untuk gear, maka spesios harus ngomong gear di PMK 39. Sehingga masih ada waktu untuk tahun depan kan, gearnya. Bahkan kalau perlu in detail, karena dulu kan kita bikin PMK 39 in detail yang keres kan. Sekarang kita in detail yang GMT lah, agak detail lah. Apasih dipertukankan dalam otek gear lah. Agak beda bunyi pasalnya nih.
1:20:30
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
yang indetailnya CRS kita hapus karena udah ada PMK 108 tapi indetailnya harus sederhasil detail tuh Pak biar kita lebih punya basisnya itu Captain Pak Pak Taris mau bikin ya Captain untuk transmisi posponan data untuk Karp, JFD, Agir, sama ini sama perbedaan CB. Si Bishar ada perubahan gak sih? Si Bishar? Gak ada ya? CRS 2.0 gak ada apa-apa si Bishar? Eh, balik ya? Si Bishar tuh gak ada perubahan apa-apa si Bishar?
1:21:13
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalau kaitan dengan cortex, CBCR ada isu nggak? Importionator ini langsung langsung sebagai WP ya? Nggak bisa Pak, kalau untuk CBCR itu hanya diberikan anses pelaporan akun WP utamanya
1:21:31
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
berbeda dengan perlakuannya untuk CRS tahun ini dia udah lapor pakai CB siar, lapor pakai Kortec atau masih? dari tahun kemarin udah ya, berarti udah smooth ya? iya kalau udah smooth ya smooth, tapi dia sudah pakai smartphone itu masuk menu-nya WP atau masuk menu kayak LKG untuk menu CB siar adanya di tampilannya WP nah, Pak Unto barangnya tampil di mana?
1:22:01
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
yang kripto? yang kripto? itu berapa kutuk? mbak Sintia ketawa nih enggak, enggak pasnya kripto tuh dari kemarin saya masih bingung dia tuh melaporkan seperti lancasi BCR atau bikin akun lagi
1:22:47
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalau GMT, kayak siapa? Gak pernah diundang? Tuh, Mbak Deci gimana sama Pak Arief? Mas Deci gak pernah mengundang, siap.
1:23:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tampak emang begitu, Pak Alek. Sebelah itu emang agak bingung saya. Kalau kita selalu bersuruh, selalu tim siap kan. Sebelah ini enggak pernah bersuruh begitu. Bahkan Pak Agus saya, sorry, kita ngomongin orang ya, ngomongin restansinya ya. Masih di PPSP untuk isi-bisahan pun enggak terlalu care.
1:23:43
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Mereka aja baru tau sih bisa ngerjain PPSPI. Jadi itu nggak ada yang awas itu sebenernya. Tapi makanya tadi Om Alek bilang ternyata memang nggak peran diundang. Orang kita juga diundang, Malek. Beneran. Tahun lalu tuh... Tahun lalu tuh kira-kira bisa nanya. Baru tuh Mbak Deci diundang tuh sama Mas Bebri pas pesan per. Orang saya tanya ini, BEM kan gimana cita-cita ini? Kita tanya Pak Unto waktu itu kan. Pak Unto juga nggak tahu. Kebingungan Pak Unto-nya.
1:24:15
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kata Pak Gunto, mungkin Pak Ipan kali, Pak. Seperti Pak Ipan. Pak Ipan juga merasa, gue gak pernah dibahasin. Gak pernah kan ya? Itu. Ini kan EOI. Kenapa kita gak tahu ya? Apa yang mau dipercukarkan? Bagaimana mekanismenya? Ya kurang lebih itu. Jadi nanti mulai dipikirkan. Yang Gear itu cara persukarnya, apakah disama si BCR berarti akunnya dia? Atau keker-keker atau CNS?
1:24:46
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kecerdungan saya gear sama kayak si BCR kecerdungan saya ya
1:25:04
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Oh iya, satu lagi saya lupa nih. Ibu minta agar teman-teman bertanya dengan dengaran Mitra, kalau abis UI request dikirim dua minggu after, setiap minggu. Karena menurut saya sih, apa namanya, yang seperti mbak Sekar bilang,
1:25:36
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
ngono iya ngono, tapi juga ngono-ngono lah. Maksudnya gini, Pak, kesian Pak nanti global problem berkira apa, kan gitu maksudnya kan? P-review, kan memandang P-review tuh P-I-Q atau P-review, ini kok DJP, Indonesia rese banget sih, nanya mulu. Kan gue bilang begitu kan? Maksudnya ngono-ngono, gue juga ngono-ngono amat lah gitu. Nanya mulu, kayak orang kita ngerjain aja, kayak lu bener aja.
1:26:05
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kan pula gini, kayak lu bener aja Indonesia? Ya enggak? Jadi kita dalam NS Monitoring, jawaban kita berapa Alex? Eh Pak Arif? Rata-rata kita? Al request kita berapa lama? 35 hari? Beran cuma kita? Berapa kita coba? Banyak mau nyaman agar orang kitanya enggak lama.
1:26:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi maksudnya, kalau dua, eh kita pakai usulannya Pak Unto aja ya sebenernya temen-temen ya. Jadi maksud saya, kita masih bilang sama ibu, atau saya bilang sama ibu ntar, saya lagi mikir waktu yang tepat ngomong. Tapi gini, temen-temen, cek semuanya nih, ini tolong dibikin kayak perintah ya, misalnya perintah ya. Perintah nak sebusin ke ibu. Dari saya. Bisa jadi inovasi, Pak. Jangan jadi inovasi, orang begini salah sebenernya. Apa, ee...
1:27:10
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Betul, terobosan. Terobosan mengomotik renovasi. Mas Lambangnya begini, Mas Lambang? Lambang udah maut loh. Jadi, tolong membuatkan surat dari saya kepada teman-teman, tapi tembusin kepada bidirektur hubungan dalam rangka mempercepat respon dari negara mitra agar satu, teman-teman dapat melakukan follow-up atas input bond ke negara mitra.
1:27:44
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
one month after sending nah kemudian laporannya dibuat per dua minggu jadi tiap-tiap bulan ditanyain terus sana temen-temen kalian ini maunya ibu karena gini ya di bawah itu berpikir satu bahwa kok iya kok lama jawabnya enggak punya kenalan sana bahkan padirnya sampai menawarkan begini ada patah ada Pak Kunto tuh ada Pak Ipan enggak
1:28:21
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kalau diperlukan saya lepon dirjainnya benar nggak? ya belum lepon kalau misalnya dia nggak bisa jawab bedanya apa? nggak usah gitu kita dirjain Korea lepon kita, itu belum jawab-jawab, ya menurut saya emang gimana? orang belum ada, tapi masih tukang sakit kayak gitu teman-teman, jadi Pak Didin memandang bahwa kita minta IWnya yang kurang serius
1:28:48
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Karena atau negaranya kok gak serius, gak serius kok lama banget Jadi kata ibu gak usah ngomong 90 days atau apa Udah lah percuma Kalau merasa kurang susah pakai bahasa gitu Kita effortnya kita tunjukin Sehingga di narasi teman-teman sekalian siapapun disini Kalau ada yang nanya sama kita IOI Jangan terlalu ngomong kalimat 90 days Kita ngomong begini Kita selalu upayakan pak, ibu Kita selalu tanya Setiap bulan kita pun konfirmasi
1:29:21
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sebagai informasi untuk ke Singapura, berstatistik selama tiga tahun terakhir, the fastest respon satu bulan setengah. Tapi kita upaya dengan luar biasa, itu kita upayakan. Bahasa Ibu punya gitu. Jangan kita ngomong bahwa, kata Ibu jangan lagi pakai bahasa, secara global itu 90 hari. Ibu bilang, gak usah pakai bahasa itulah. Jadi kita selalu upayakan konteknya.
1:29:49
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Karena semua orang minta buru-buru semua kan? Ini yang WAC kan berkali-kali, bos sudah kita, ini bos ada jawaban nggak? Ada jawaban lagi semuanya kan? Dan itu dimaklumi karena time-time
1:30:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Hai tingkatnya pemeriksaan berapa 5-30 masalahnya dulu karena limited bisa berpanjang ini mabung sama 30 boleh nama tiga bulan kalau tipe deh ganti audit plennya revisi di TV atau WP grup jadi nggak bisa nih ah bagaimana pertanyaan hukum
1:30:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Belajar, kalau perpanjangan dengan TV itu empat. Oh, bukan tiga? Tengah lulus. Tengah lulus. Yang lima bulan itu jangka waktu pengujian. Betul, lima bulan. Lima bulan pengujian. Enggak deh, pengujian lima bulan. Sebulan peng-SKPN-nya, Kak? Iya, SPAP. SPAP. LAP-nya kapan? LAP-nya kapan? LAP-nya kapan?
1:30:56
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kalau dia perpanjangan TP, Pak Bulan sejak lima bulan.
1:31:05
S…
Speaker 3 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terima kasih.
1:31:35
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sekarang gini, boleh gak di tengah-tengah merubah audit plan agar menjadi TV?
1:31:52
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah itu karena keterbatan ke mereka gitu akhirnya mereka menjatuh sementara UA seperti apa. Bahkan Gakum juga udah pintar. Bahkan kemarin Pak Selatan sampai spesifik bos nanti UA request terkait dengan pola data otomatiknya PPS dipercepat ya. Sampai serah dia belum ada. Bener gak? Belum ada kan? Pola PPS ada gak? Pola PPS? Ada yang pernah disini? Karena Abang aja tapi itu pas, apa, Kaps Artu. Oh ya kemarin ya Pak Edison ya.
1:32:21
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pak Edison ya? Ada, potensi udah. Jadi bilang kan ini turun data LHA. Kok LHA? PPSnya LHA. Bukan, bukan. PPS bukan LHA, Pak. Pak Somas, emang PPS LHA turunnya? Kalau saya baca modulnya itu dari AfroWeb juga, Pak. Bukan LHA, Pak Punto. PPS.
1:32:50
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pernah ada yang lihat nggak modul tampilannya di AproWeb untuk PPS? Dia masuk dalam data pembicu, penguji apa PPS ngomongnya? PPS, coba saya buka. Yang masih bisa akses para web siapa sih? Di sini? Bekas air ya? Nggak bisa. Kenapa kita nggak bisa akses AproWeb? Kita super user. Tapi kita perlu, kita perlu nggak AproWeb. Kalau perlu kita minta super user lagi, kita bisa akses.
1:33:34
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Iya. Iya. Iya. Kita buatnya, sebenarnya di konteks itu ada, Pak, case management tersendiri itu. Jawaban atas outward recursing. Case itu jawabannya hanya apakah dari phone atau tidak. Kalau misalnya dia tidak merespon, itu ada jalan ke rumah. Kita menyampaikan kepada KBP bahwa kera-kera gagal yang akan masuk. Apa yang sebenarnya?
1:34:21
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Sistem wise aja pak, hanya untuk kepentingan pembuatan yang berbeda Kalau arahannya tadi, setiap bulan kita melakukan konsponensi bahasa yang minta dengan bagian akan kita buat case management untuk satu output request yang sama Tapi lagi-lagi nih, ada pilihan dalam case management yang melihatnya tidak jadinya agak sulit pak Kalau kita setiap bulan, misalnya bulan pertama nih kita membuat case management
1:34:52
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kebijakannya arahan dari Bapak adalah kita buat dalam cash management kalau pakai cash management kalau pakai cash management nah sekarang kalau kita pakai cash management di kendala
1:35:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kedalanya adalah, itu tadi Bang, pilihan wait out atau sosialnya case ini hanya ada dua, Bang. Either CA menjawab, atau CA sama sekali tidak menjawab. Oh, CA sama sekali tidak menjawab. Ayo kita bisa close. Ayo request out, Bang. Itu aja dari mana CA tidak menjawab? Berapa lama? Ini hanya untuk kepentingan case menajemen yang lain.
1:35:23
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terus yang orang pamit, gini misalnya nih WIB, dia udah outbound nih Mas Alek, terus dia ngjawab tiga bulan Karena masalah dua, dia jawab atau dia ngejawab Kalau dia ngjawab tiga bulan, kita tutup ya Enggak Pak, jadi ini lagi-lagi hanya untuk kepentingan perdesignan case management Bahwa case management itu harus ada selesainya Walaupun pada saat pembahasan pada waktu itu Pak, di tahun 2021
1:35:52
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
ada kemungkinan jalur ini gak bakal kita pake karena once kita pake ini jadi sama sekali kita akan ibaratnya yaudah kita sendiri surrender dengan upaya yang dilakukan oleh si mitra walaupun juga sebenernya kan kita gak bisa tau juga kondisi pendidikan mereka seperti apa ada contoh kasus di WP3 itu Thailand baru kasih jawabannya setelah 3 tahun itu selesai telepon
1:36:16
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Nah, jadi dengan demikian sebenarnya Pak, ini yang saya mau sampaikan adalah sebenarnya situasinya, kebijakannya, apakah kita mau menggunakan case management?
1:36:28
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
once kita sudah bikin terus kemudian kita menunggu jawabannya yaudah kita buka saja case ini sampai dengan nanti si Emitra memberikan jawabannya either sebulan, dua bulan, tiga bulan kita gak tahu tapi kalau, nah ini yang repotnya adalah kalau misalnya setelah satu bulan kita generate case ini suratnya muncul terus kemudian kita kirim kepada si Emitra si Emitra yang sudah 20 menjawab
1:36:50
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Terus kemudian ada juga kebutuhan untuk bulan keduanya kita kirimin lagi lah. Mengirimnya di bulan kedua, di bulan ketiga, sampai seterusnya itu. Gak ada. Jadi, case management itu hanya boleh sekali pakai gitu ya? Pada saat konfirmasi ke negara mitra. Rekonsiliasi aja. Kalau Teng, sebenarnya gini ya. Arani Ibu kan menggambil gotek deh. Yang ini di-email aja.
1:37:19
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi maksud saya, ya sebaiknya kita pertanyaan gini, permintaan ibu itu mau jadi permana atau saudara, responer ini aja, kalau itu dalam isinya diatur begini. Ini menjadi PRN Pak Untuk. Ijin Pak, karena ini jadi PRN-nya saya, saya mau nge-share yang pernah kita lakukan, ibu Budias tidak pernah seperti ini.
1:37:41
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
jadi tidak per case kita mintanya, pertama mungkin gak perlu lewat konteks mas Alek tapi lewat Nadine, lewat pake surat ke siapa? ke CIE nya, jadi kita gak case by case pak enggak sepotong-sepotong, tunggu pake Nadine ya? pake ini pak, pake Nadine, pake surat, di surat itu bilang ke Cina bahwa kita ada list gini-gini-gini loh oh yang amat dibilang itu dari kapan ya? dasarnya itu aja, gak usah case by case pak
1:38:14
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tadi saya berpikir gini, sekarang komunikasi kita sama CIE semua berserta pakai email sebenarnya? Sekarang? Sekarang semua URX Cloudbound pakai post atau pakai email? Mayoritas pakai email, tapi kalau China kan cuma bisa post atau CTS. Terus kebetulan saya baru dapat case Macau, dia...
1:38:34
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
di list CAY dia menyampaikan kalau informasi terkait pertanian informasi dia tidak dapat menerima ataupun mengirim informasi melalui elektronik jadi harus post makau itu kan casenya ya cuman misalnya kita update nya bisa pak kalau misalnya kayak rekonsiliasi gitu ya itu bisa melalui email email boleh kayak kita bilang oh kita mau ngirim lewat CTS lihat China sama Makau kalau ASEAN ada gitu nggak paruh ASEAN email semua udah
1:39:06
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Gak ada yang post. Post dulu Malaysia, Pak. Harus. Gak harus, tapi sekarang udah mulai email. Gak masalah. Kalau PB1, semua post atau pakai email. Hongkong itu pasti postnya ya? Hongkong, email. Semuanya negara mitra yang hasilnya. Negara mitra yang postnya. Kita? Kita email semua. Kasut Afrika? Semua yang di PB1, Pak. Berarti kan...
1:39:35
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Yang menjadi isu adalah Ugan, eh, ke Ugan. Pak Gowen mau ke Ugan, ke Kempala. Juga. Engkau Cina. Untuk Rekon nggak jadi masalah sih, Pak. Iya, berarti kan kalau Rekon Cina boleh nggak pakai email? Boleh. Nah, maksudnya begitu. Kita jangan biasakan pakai nari dulu, mengapelkan temporeknya. Kan luar pakem sekali. Di email aja.
1:40:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Enggak usah buat case manager juga. Yang penting, abis kita email kan di print. Ternyata masuk ke dalam nadi nama itu, sama cegrenya. Yang penting beli baca. Begitu aja email, halo. Nah, cuman halonya ini. Halonya ini. Tapi C.E. kan Pak? C.E. apa Pak Abdul Bahur? C.E. C.E. Boleh, aduga berboleh. Gak masalah kan. Sebenarnya komunikasi gak lebih email, emang harus nama C.E.
1:41:00
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kedut gue habis gitu.
1:41:04
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Gue jadi bising? Tapi tolong ya, kalau Bisa begini, bikin tiga bulan aja rentang Kalimatnya itu kayak, bulan pertama begini, dua, gini, tiga, kita ulang lagi aja ya Yang penting ibu baca dulu aja
1:41:24
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Ibu semuanya 2 minggu lho. Saya bilang, 2 minggu? Aduh, kok orang enggak? Orang kayak tekan sampai 2 minggu. Terus dia bilang gini, tapi kita resiprokal. Negara lain juga kalau menanya sama kita, kita kabarnya berdua minggu. Tambah ibn aja nih. Jadi kata Ibu, kita juga bilang, tiap 2 minggu kita nanya sama KPP. Kadang-kadang ini kan Pak, kalau pas berbicara.
1:41:50
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
kan lu gimana sih? ngirim-ngirim gue tiap bulan? maksud lu apa sih? gue tau, go for itu yang ngirim gila, bukan gue ya oh, ini gue yang ngomong itu
1:42:10
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jalan yang lurus dan benar. Sirotol Mustakim berarti. Lurus. Karena akan langsung dikong. Tadi akan ada bonus, akan langsung penyampe. Makanya itu mitigasinya ini. Makanya gak usah mikir sampai bulan ke-12 Pak. Kan bulan Juni. Insya Allah pasti. Sebenernya gak ada yang komen juga sih. Kalau sebulan pasti okir lah. Kedua minggu jadi masalah.
1:42:38
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
berita-berita banyak orang ini aja tiap bulan aja nanya tiap bulan nanya Pandora aja ada yang nggak enak tiap bulan nih nanya Pandora nggak enak misalnya
1:42:57
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Setiap 2 bulan nanya kunci, Pak Ipan sama stres. Nanti kata sama Mbak Dijid ya. Orang Mbak Gita belum balik-balik Pak, nanti dulu tunggu Mbak Gita pulang. Ya Pak Dijid, lakukanlah ya, 1 bulan lah. Gak apa-apa, email kita email lah. Ya ibu nanti pas lagi di-print, ibu baru pasunarin dibaca lah. Pokoknya ibu kita harapkan. Tapi kalau ada 22 minggu, harapannya ibu juga lupa, benar-benar.
1:43:28
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
ini udah baca lah gitu kalau udah sih kalau sekarang itu walaupun ada pertanyaan gue semarin sih ngomongnya sama Mbak Cecil tuh ya sama Pak Somas ya waktu ibu bilang tolong galpot WPHK PPH-nya
1:43:50
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Subdit, GALPOT, PP, AIC, Service of Document, semuanya pak. Assessment yang buka. Subdit, Assessment, dan GALPOT. AIC belum pak? AIC belum pak? Service of Document belum? Minta, Pak Eddy welcome. Di IP welcome. Kalau kita mau buka buka semua, dibuka semuanya.
1:44:16
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Tapi DPP gimana gue ya? Karena kalau gak perlu ada DPP-nya. Namanya apa? Kan kalau misalnya LHA, ada TUSI-nya LHA bagian CTE. Kalau GALPOT, ya SP2DK ada SE-nya, ada PMK-nya malah. Ada DPP-nya pula, ada DSPP-nya pula. Nah kita apa? Dasarnya apa perintah itu? Kalau kita bantuin, nanti keseret-seret.
1:44:44
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
isi kayak kemarin menambah kerjaan tapi itu buat temen-temen dinamiknya begitu temen-temen sekalian walaupun dia udah lupa karena kalau kita kerjain seharusnya kita bawa surat kepada ibu maka menugaskan
1:45:00
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Pegawai ngerjain Fir mengerjakan galpot 5 LK. Dan pernamanya ini, harus jadi 3 bulan. Dengan potensi 1 LK 1 miliar. Terhadap potensi awal, potensi akhir. Berapa sakses rasionya? Terhadap Fir terbaik.
1:45:28
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Gampot tapi ya kan? Udah ke PKM noh, noh, tarif jadar ketawa noh Firut perbaik, tribut terjual kan? Kami bakal mikirin PKM juga nih Firut kami nih Kayak gitu tuh, artinya gini Itu bentuk dari sepertinya bingung bagaimana mentranslate maunya Pak Dirijian Agar kita care juga untuk bagaimana Dan kita harus maklumi, nyadari bahwa Kalau jadi bimbingnya bingung bagaimana bimbingnya
1:45:58
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kalau kita harus care dengan penerima namanya Padri Jento Tadi akhirnya kita pakai main bahasa Mereka yang lagi stress dengan PKM itu Kalau mereka jangka waktu kita kasih PHP aja lah Bahasa kita PHP-PHP aja terus lah gitu Dan juga edukasi, bikin buku
1:46:20
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
terus kita asistensi dia maksimal lah positif temen lah soalnya ibu setiap rapat tuh saya yakin nih gak hanya ibu lah semua direktur masih disindir lah sama Pak Dibu ya kalian sebagai direktur apa yang bisa kontribusi buat penerimaan? penerimaan? penerimaan? saya kata bapak kan udah ngomong kan berkali ke di acor-acor terus dia acor rapim jangan lagi melakukan perbuatan jangan lagi
1:46:47
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
melakukan kegiatan yang bersifat seremonial jadi kayak KPP terbaik apalah gitu lah, nggak mau iya bapak, udah nggak mau lagi jadi udah nggak lagi, fokusnya PKM PPM, PKM, PKM udah lagi ngomongin ya mau apa-apa jadi kalau temen-temen sekarang konsep-konsep sekarang kata seremonial KPP terbersih got-nya oke kan?
1:47:16
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Kan bisa jadi kan, KPP kan ada lomba apa, lomba masak, lomba apa, pokoknya berarti nasional kayak gitu tuh. Jadi mungkin Pak Disini pernah sekali diundang ada satu KPP, acara apa yang menurut dia ngapain 6 meter, wah lagi stress penerimaan lu, biasa begini undang gue lagi. Kan banyak kakak-kakak masih terbiasa dengan acara ceremonial kan, memberikan apa-apa, kosong ini, puting pita lah, apalah gitu, topiknya aja aja gitu.
1:47:49
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
Jadi kita ini bahkan, bahkan kita ini keluar negeri aja dianggap showcase. Waktu nangguan Pak Mekar. Pak Mekar kamu jangan showcase mula, keluar negeri mulu gak jelas. Fokus penerimaan. Itu loh teman-teman sekalian persepsinya. Jadi assessment itu kita jangan sampai terpikir bawa assessment. Akhirnya teman-teman juga anggaran yang terbatas keluar negeri. Palingnya pelatihan, paling minta bantuan GIZ, bantuan siapa ke kalian.
1:48:18
S…
Speaker 1 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
itu yang jadi apa ya sumber-sumber keuangan buat berangkat-keuangan gak ada pasalnya, susah nah kalau bisa temen-temen ada sih, kesejaan apa yang disika pelatian short course kalau masih ada gak sih? kalau jaman dulu asal berbau PI saya bisa minta kuota jaman dulu sekarang kayaknya dibuka umum ya
1:48:53
S…
Speaker 2 (WhatsApp Audio 2026-05-04 at 10.34.29 AM)
jadi kalau bisa sih ambillah teman-teman kesempatan keluarga saya ingin juga kalau gak ikut cucu ada yang mau disampaikan gak teman-teman? saya lupa maaf Thomas kebetulan dari Patangkes untuk supaya ada dokumenter telah dilaksanakan dengan memenuhi pilihan sekarang nih? yaudah izin foto dulu aja
This transcript was generated by AI (automatic speech recognition). May contain errors — verify against the original audio for critical use. AI policy
Samandráttur
Click Summarize to generate an AI summary of this transcript.
Summating...
Spørg AI um hetta transkriptión
Tað er ein spurningur um, hvussu nógvar ferðir ein kann skriva og lesa.