Tugas Hukum Perizinan Video Kelompok 6

10:27 8 Ke Keiki 8 Nā Hapa 207 ʻĀpana

Nā Hapa

  1. 0:00

    Guys, kami dari kelompok 6. Di sini kami bakal mengikuti seminar yang ada di EVA Tower, yaitu seminar nasional. Berikut siapa -siapa aja yang ada di kelompok 6. Halo! Tungguin keseruan kami ya. Bye! Terima kasih.

  2. 1:18

    kemampuan, waktunya itu ingin durang makanya kalau jadinya langsung, jadi model langsung saja jadi lebih banyak para hujan, para hujan selagi masih bisa bersama bersama jangan lupa happy consume ya guys jangan lupa ya Nah, itu kelompok-kelo…

  3. 2:30

    Wow. Guys, kita dapat makan ya, guys. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo semuanya. Perkenalkan kami dari kelompok 06. Pada kesempatan ini, kami akan membahas seminar nasional berjudul Dialektika Hukum Administrasi Negara, Olig…

  4. 3:56

    terima kasih Tio. Jadi narasumber pertama itu adalah Dr. Fauzan SHMH yang membawakan materi mengenai oligarki dan distorsi kebijakan publik. studi normatif, dan empiris pelemahan regulasi kesejahteraan sosial di Indonesia. Jadi, oligarki me…

  5. 5:00

    saya Muhammad Iqbal Edward akan melanjutkan penjelasan dari teman saya jadi distorsi kebijakan publik terjadi ketika tujuan kebijakan itu menyimpang dari kepentingan umum Dalam bidang kesejahteraan sosial, hal ini dapat menyebabkan bantuan …

  6. 6:02

    Oke, jadi selanjutnya yaitu naruh sumber kedua, yaitu Bapak M. Adrian Agustiansa, SHMUM, yang membawakan materi tentang potret empiris pengawasan pelayanan publik, malah administrasi, dan dampak restorasi kebijakan kesejahteraan sosial di t…

  7. 7:07

    kasih Saudara Rey. Selanjutnya, maladministrasi dapat berdampak pada pelaksanaan kebijakan kesejahteraan sosial, terutama penyaluran bantuan. Contohnya itu adalah bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, pelayanan tidak transparan, dan keti…

  8. 8:11

    Baiklah, saya akan menjelaskan penjelasan naruh sumber ketiga. Naruh sumber ketiga adalah Dr. Ridwan SMA yang membawakan materi oligaki dan distorsi kebijakan publik, studi, normatif, dan empiris, pelemahan demokrasi, dan regulasi kesejahte…