psikep horney 2.m4a
Nov 01, 2026 08:28
· 1:10:33
· Indonesian
· Whisper Turbo
· 8 Speaker
Transkrip ini berakhir dalam 22 hari.
Tingkatkan untuk penyimpanan permanen →
Tampilkan saja
0:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gunakan barang -barang atau misalnya gunakan blend
0:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
-blend tertentu yang bisa mengangkat cinta prosialnya jadi itu,
0:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu yang terutama dia okses beda dengan yang
0:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tadi yang selanjutnya accumulation itu terobsesi
0:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
akan rasa
0:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dikagumi begitu ya rasa dikagumi karena
0:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
untuk menutupi inferioritasnya atau kebecian
0:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
terhadap diri sendiri.
0:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi di kamuminya ini bisa ada banyak hal yang jadi sebagai
0:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
seorang yang cembela,
0:37
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
suci, atau hebat,
0:39
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
unggul, dan sebagainya.
0:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi dia justru menyangka kelemahan dan keterbatasan diri.
0:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Walaupun sebenarnya memang kalau Anda lihat menyangka
0:49
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kelemahan dan keterbatasan itu juga kadang menjadi cirinya.
0:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini perfection tetapi
0:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
perfection itu akibat
1:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Oksesi untuk menjadi sempurna,
1:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak mengejar kekaguman.
1:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi kalau pada perfection ini,
1:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dorongannya lebih karena ingin sempurna di
1:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mata orang lain.
1:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Sehingga memang salah satu karakteristiknya menyangkal
1:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
keumahan atau keterbatasan diri.
1:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Tetapi pada personal admiration itu ada keinginan untuk dikagumi,
1:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bukan sekedar.
1:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
motivasinya itu bahwa oh saya ini sempurna tetapi ingin ada admiration
1:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
atau kegaguman dari orang lain jadi saya
1:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kira lah berbeda karena yang tadi social recognition itu mungkin kata
1:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
burginya yang paling pas adalah terobsesi pada reputasi
1:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan cerah sosial tetapi kalau admiration
1:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu tidak harus selalu ke arah
1:55
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
apa namanya cerita khususia,
1:57
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gengsi, dan status tapi yang penting ada rasa kaku begitu
2:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia terobsesi dikagumi tersebut pada dia cerdas,
2:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
baik atau apapun mengukur di bidang sesuatu jadi
2:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
anaknya juga ke orang lain gitu ya
2:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kemarin juga yang sempat bertanya,
2:20
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bukan bertanya,
2:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi kita juga sempat diskusikan bedanya power dan exploitation.
2:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kalau exploitation itu ada kecenderungan untuk
2:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mencari keuntungan dari memanipulasi
2:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang lain.
2:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Tapi kalau power itu tidak mencari keuntungan untuk dirinya sendiri.
2:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ya,
2:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bedakan ya.
2:40
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
Kalau power itu ingin mengontrol,
2:42
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
menguasai orang lain,
2:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
takut terlihat lemah,
2:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tetapi bukan dalam rangka
2:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Bukan dalam rangka untuk mendapat keuntungan dari situ Memang
2:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ingin memperlihatkan dirinya hebat,
2:55
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
lakuk dilihat ke rumahannya Itu sebenarnya kompensasi dari rasa
2:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
rendah dirinya Jadi sebenarnya ini merasa minder,
3:02
S…
Speaker 3 (psikep horney 2.m4a)
rendah,
3:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi tidak mau ditampilkan,
3:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ditunjukkan ke orang Sehingga caranya adalah ingin selalu
3:10
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
nampak
3:11
S…
Speaker 4 (psikep horney 2.m4a)
hebat,
3:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jago, tidak terkalahkan dan sepertinya ingin memuasai itu
3:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
need of yang need power ini jadi tidak
3:20
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tendensi untuk mendapat keuntungan kalau eksploitasi dia memanipulasi demi
3:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
keuntungan dirinya gitu dan juga
3:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
di eksploitasi itu dia takut sebenarnya dia yang dieksploitasi
3:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi dia yang mengeksploitasi,
3:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kalau di exploitation Dia yang takut dia dimanfaatkan,
3:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi sekalian saya,
3:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saya yang memanfaatkan orang Tapi kalau di power tidak,
3:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak ada kesenderungan untuk apa sih namanya Dia
3:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
takut eksploitasi ya,
3:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang di power itu justru dia takut terlihat lemah Takut terlihat lemah,
3:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi makanya harus selalu nampak Menunjukkan perusahaan nih yang hebat,
3:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saya yang harusnya mengendalikan,
4:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mengontrol dan sebagainya
4:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Terkadang juga agak dekat Kemudian
4:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
terakhir itu Ini asal
4:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
suficiency and independence
4:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ini dia menarik diri dari relasi Karena merasa kalau dekat
4:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
secara emosional kita menjadi rentan gitu Ketika
4:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dekat sama orang,
4:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang tahu bahwa saya punya sisi lemah
4:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Orang tahu kalau kondisi seperti ini membuat saya sedih Tidak mau dia ketahuan seperti itu
4:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kan Jadi memang menarik diri gitu Tidak dapat teman,
4:37
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak mau dekat sama orang lain Makanya juga jadi masuk akal
4:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia menghindari komitmen jangka panjang.
4:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Berarti kalau orang menjadi suatu relasi jangka panjang begitu
4:49
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya, kan orang menjadi harus terbuka kan.
4:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Emang kalau menjalin relasi jangka panjang kayak menikah dan
4:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sebagainya kan menjadi harus saling interaksi,
4:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saling bergantung.
5:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Satu sama lain Nah itu yang paling dia takutkan Si individu yang punya
5:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kebutuhan Kuat pada ini Dia sangat takut menjadi
5:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bergantung Dia sangat takut segala hal Tentang kelemahannya
5:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
terbuka Jadi mending menarik diri saja Nanti ketahuan
5:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bilang kok Kalau saya ini rapuh Rapuh gitu ya di bagian
5:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini Dan sebagainya Jadi mending nampak sosok kuat gitu ya Sosok
5:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kuat kalau ini Padahal orang yang
5:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehat
5:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Pada individu yang sehat,
5:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia itu pandang ada waktu untuk sendiri
5:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Karena saya butuh sendiri dulu,
5:37
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak bisa dulu diganggu,
5:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saya butuh dengan diri saya sendiri.
5:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Tetapi misalnya diolah emosinya,
5:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sudah bisa meregulasi emosinya,
5:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia bisa balik lagi ke temannya.
5:49
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Itu individu yang sehat.
5:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia kasih uang,
5:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
waktu untuk misalnya sendiri dulu,
5:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mengelola emosinya,
5:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
misalnya untuk tenang dulu,
5:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak diganggu dulu,
5:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu oke.
6:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kemudian dia setelah itu.
6:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
nyaman misalnya sudah relis emosinya dia bisa balik lagi gitu berteman
6:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi pada individu neurotik dia tuh menarik dirinya permanen seolah -olah
6:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
permanen gue sih tidak mau memang dekat sama orang jangan sampai kalau
6:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dekat saya orang jadi tahu gitu kelemahanku,
6:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sisi laku -ku gitu ya itu maksudnya kenapa
6:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia
6:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kenapa dikatakan kebutuhan neurotik itu cenderung obsesif,
6:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kompulsif begitu dia tidak versi beruntungan kanannya
6:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi itu iya
6:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
betul,
6:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
nanti itu masih akan saya jelasin nanti kita
7:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bahas ya kalau
7:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
konfet ini mau sendiri menarik diri dari orang lain kalau ini mau nampak sempurna
7:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehingga tidak lagi terlihat butuh orang lain makanya juga
7:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tipikalnya moving away karena
7:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
namanya untuk jadi sempurna bahkan sangat bermoral
7:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan sebagainya untuk ini tadi menjadi
7:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
merasa tidak membutuhkan oh iya ini tadi mau saya
7:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jelaskan secara khusus ya ini tuh menarik juga sebenarnya yang
7:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia tuh merasa dirinya hebat tapi di kepalanya saja
8:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Saya ini jago misalnya ya,
8:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
oh saya jago tapi kenapa gak pernah dibuktikan Misalnya ikut lomba,
8:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
coba buktikan Kadang -kadang defense -nya itu misalnya dia bilang,
8:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ah lomba itu tidak se -level
8:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Tidak selevel kompetisi itu menurut saya Jadi hebat
8:20
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu dalam ilusinya Dalam kepalanya saja Tidak
8:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mau dibuktikan Karena kalau dibuktikan secara real Misalnya ikut pandang
8:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kompetisi Kalau merasa jago dan sebagainya Takutnya malah kalah terus itu membuat
8:33
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia kelihatan begitu bahwa Sebetulnya tidak hebat
8:37
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi justru Dia mempertahankan ilusi keunggulan
8:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saja
8:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dengan cara menjauh dalam komposisinya jadi keumpulan itu hanya di kepalanya
8:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saja dan menghindar untuk membuktikan dan sebagainya
8:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
karena tidak ingin terlihat bahwa sebenarnya tidak sehebat itu gitu
8:55
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya jadi ini juga agak ada ya yang seperti
8:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini dan dengan anda mengenali semoga nanti bisa mengecek
9:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
juga ke DCB gitu tapi ada kok yang berlakunya seperti ini kemudian
9:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
memang
9:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ada konsep tentang Neurotic Trends ini Dari
9:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sejumlah Neurotic -Neurotic itu tadi
9:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya Ada yang polanya itu relatif sama
9:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Oke, kalau Anda coba perhatikan dari 10 kebutuhan neologik
9:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu ada yang berpola sama gitu.
9:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Sehingga di matrix lah atau dikelompokkan
9:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
lah menjadi neologik trend.
9:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ada 3 neologik trend,
9:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ada yang popular people,
9:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi semacam.
9:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
strategi copingnya gitu strategi copingnya itu yang berarah
9:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mendekati orang lain mendekati orang lain itu diantaranya
9:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang -orang neurotik yang sederhana kebutuhan
10:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Yang itu tadi affection and approval,
10:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya,
10:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dominan partner,
10:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan misalnya neolimits to life,
10:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gitu.
10:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi,
10:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang dominan membutuhkan penerima,
10:09
S…
Speaker 5 (psikep horney 2.m4a)
cinta,
10:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
risa,
10:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang secara obsesif,
10:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan tidak secara normal,
10:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehat.
10:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kita membahas pada yang neurotik,
10:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehingga sifatnya itu kompulsif dan obsesif,
10:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya.
10:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak fleksibel,
10:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
hijit,
10:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kaku.
10:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi dia sangat butuh dicintai,
10:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
diterima,
10:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan seterusnya.
10:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Itu tuh semua dia kelompokkan ke strategi moving towards
10:33
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
people dengan people personality compliance.
10:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Compliance artinya apa?
10:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
patuh ya iya iya saja ya karena itu
10:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kebutuhan utamanya adalah diterima jadi iya deh walaupun
10:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak senang sama temannya sebenarnya tapi yang sudah deh daripada dia
10:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak mau lagi buat teman sama saya temannya minta tolong sebetulnya
10:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak sanggup menolong karena itu juga bisa membahayakan
11:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dirinya tapi entoh ditolong temannya
11:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Demi tidak kehilangan teman.
11:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kenapa?
11:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Sangat -sangat ekstrim butuh penerimaan.
11:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kasih sayang dan seterusnya.
11:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ada tipe yang patuh.
11:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadinya rada diri patuh.
11:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Bahkan meremehkan kemampuan diri sendiri.
11:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Itu bisa akibatnya ke sana.
11:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Karena sangat butuh harapan dicintai,
11:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dihargai,
11:26
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
diterima,
11:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan seterusnya.
11:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Nah selanjutnya dari 10 kebutuhan itu lagi ada
11:33
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pola -pola yang sama yang ditemukan dan kemudian dikelompokkan
11:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
menjadi moving against people ya diantaranya tadi itu ada
11:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kebutuhan power,
11:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
exploitation,
11:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
social recognition,
11:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
personal achievement itu semua dikelompokkan sebagai
11:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
moving against people ya
11:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dan orang -orangnya,
11:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini sejak istilah saja ya,
11:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tipunya cenderung agresif,
12:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tipe personalitinya.
12:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Pada individu
12:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang punya kebutuhan tadi itu,
12:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia meyakini bahwa hanya yang terkuat saja,
12:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang bertahan.
12:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi keyakinannya itu agak irasional.
12:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Misalnya Anda,
12:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
di sini ada yang IPK -nya itu misal
12:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
3 ,9.
12:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Apakah IPK 3 ,9 itu saja yang akan sukses?
12:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Yang IPK di bawah 3 ,5 nanti tidak akan sukses?
12:32
S…
Speaker 3 (psikep horney 2.m4a)
Tidak lah.
12:33
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Nah, orang -orang yang ditipu tadi yang misalnya sangat butuh admiration,
12:37
S…
Speaker 5 (psikep horney 2.m4a)
sangat butuh adjustment,
12:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sangat butuh rekognisi,
12:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu dia punya keyakinan yang tidak rasional dan menganggap
12:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bahwa hanya yang kuat saja yang menang.
12:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Hanya yang...
12:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
unggul saja yang menang,
12:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
hanya yang berprestasi saja yang menang,
12:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang tidak itu semua tidak.
12:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi dia ekstrim,
12:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sangat ekstrim sekarang.
12:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Karena tidak,
13:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
emangnya yang jago saja di kuliah yang sukses
13:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gitu. Kita kan semua punya kapasitas masing -masing buat gitu ya,
13:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi saya kira -kira pada orang yang sehat,
13:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
meyakini itu,
13:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi silahkan berprestasi,
13:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi dalam berprestasi itu tentu saja kadang kita yang menjadi pemenang.
13:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ada orang lain yang jadi pemenangnya,
13:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak harus selalu kita yang di atas Kalau
13:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang sehat,
13:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi pada individu yang rewati dia strik pada kaku,
13:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
rigid keyakinannya
13:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dan kalau dia bukan yang pemenang,
13:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia selalu merasa bahwa yang kuat,
13:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang lebih unggul,
13:39
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
yang lebih bintang,
13:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia akan mengalahkan yang rumah.
13:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Atau yang lebih kurang pintar,
13:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
misalnya.
13:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi kalau saya tidak pintar,
13:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
buah saya ini terancam.
13:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Bahkan tidak apa -apa,
13:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kadang -kadang kita jago di satu hal,
13:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kadang -kadang kita jago di satu hal yang lain.
13:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ya kayak gitu.
13:53
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi titik buah ini biasanya,
13:55
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sangat ekstrimnya kalau sudah maladaptif,
13:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia menjadi antisosial.
14:01
S…
Speaker 6 (psikep horney 2.m4a)
sadis,
14:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
narsistik dan juga sangat -sangat kompetitif bekerja
14:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
keras tapi hanya untuk tujuan personalnya saja ini mirip konsepnya
14:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dengan Adler yang mana?
14:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang striving for superiority tetapi
14:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak punya meningkat sosial
14:20
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
destructive betul dia mengejar superiority
14:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tetapi untuk dia saja bukan untuk kebermanfaatan
14:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
begitu tidak punya minat sosial kalau pakai bahasa adalah ya kalau
14:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disini ya ini yang neoptik dan dominannya against people
14:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
selanjutnya kita bisa lihat ada juga kelompok orang dengan
14:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kebutuhan yang cenderung menyembunyikan diri gitu tidak
14:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mau terlalu tidak mau nampak dan orangnya karena ketika
14:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia membuka diri dia merasa itu menunjukkan sisi kelemahan
14:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan sisi kerabuhannya jadi dia itu kayak harus
15:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
selalu nampak sempurna gitu ke orang lain kalau sedang terpuluk
15:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jatuh dia tuh tidak mau muncul di orang lain jadi sangat serba rahasia
15:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
hidupnya ya padahal kan ya sudah sih kita manusia kalau
15:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kadang kita dikondisi di titik -titik sama kan tidak apa -apa kalau orang mau mengejek
15:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kita silahkan iya kan kan kita terlalu tidak mau
15:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dapat penilaian negatif itu padahal orang kalau apa sih tentang hidup kita
15:26
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
biarkan saja malah itu bikin ya cuman dan sebagainya kan anda yang tahu kondisi
15:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang di alami itu kontrolnya kan di kita kenapa mau tertusun
15:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dengan omongan orang yang tidak sepenuhnya tahu kondisi hidup anda tapi
15:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
karena kita terlalu terganggu dengan itu sehingga tidak mau tampil
15:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
apa adanya harus selalu merupakan jago,
15:46
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
hebat gitu dan seterusnya ya
15:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Nah inilah yang tadi yang tipe kebutuhannya itu terutama ini Independence
15:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya jadi menarik pilih tidak merasa butuh orang lain ataukah nampak
16:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sempurna tadi Nampak yang sebagai yang paling hebat Nah
16:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tetepo tanya temannya tadi Ini
16:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
di touch ya jadi yang musik away itu cenderung menarik
16:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pilih dari makannya jadi kelompokan sebagai tipe personality yang di touch
16:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kemarin saya sudah sempat tampilkan ini nah yang
16:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bertanya tadi dominannya itu maksudnya
16:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
seperti apa?
16:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sebetulnya kalau menonton kayak gini pada orang yang dewa wakit
16:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu akan cenderung punya satu jadi tidak mungkin bahwa
16:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia akan sekaligus yang
16:42
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
Moving toward people,
16:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sekaligus moving against,
16:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan moving away from people.
16:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Justru pada individu yang sehat,
16:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
normal, dia mampu menggunakan strategi -strategi
16:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini secara adaptive,
16:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
flexible.
17:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Misalnya,
17:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
saya kasih contoh supaya mudah paham.
17:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kita kadang...
17:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
menggunakan secara sehat bahwa oke saya membutuhkan orang lain
17:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehingga kan kadang kita ada ketika teman bisa tolong ya
17:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ditolong supaya kita dianggap supaya kita punya relasi yang sehat
17:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gitu baik sama teman saling bergantung ya jadi itu kita menggunakan
17:26
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
moving toward people supaya kalau misalnya Anda terlalu tertutup kan enggak
17:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ada tolong yang membuat teman ya kan tapi kalau Anda membuka diri
17:34
S…
Speaker 3 (psikep horney 2.m4a)
menolong
17:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan seterusnya yaitu virtual people anda jadi punya temen tapi misalnya
17:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
anda lagi di kondisi yang tidak stabil secara emosional anda
17:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kurang menyelesaikan kondisi emosionalnya nah disitu
17:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dalam kondisi itu sebagainya apa yang pada saat
17:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu
17:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Menyendiri dulu ya biasanya ya kita moving away dulu,
17:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kita membereskan dulu gitu diri,
17:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jangan sampai ada masalah -masalah ketidakstabilan emosi
18:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
di kita, kemudian itu berdampak ke orang lain,
18:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi kita mungkin release dulu emosinya,
18:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
menstabilkan dulu,
18:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi pada orang yang sehat tahu kapan harus ke orang lain,
18:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kapan harus menarik diri.
18:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dan kapan harus menunjukkan power,
18:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kapan harus menunjukkan achievement Itu pada yang orang
18:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehat Tetapi pada yang dialogik dia itu secara
18:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
rigid hanya menggunakan satu tipenya
18:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi semuanya itu kayak dibabat habis misalnya dia kecenderungannya
18:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu selalu sangat butuh dihargai Maka
18:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia akan menggunakan motion toward people itu di segala kondisi
18:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pada kondisi -kondisi yang dia seharusnya melawan misalnya itu dia
18:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak lawan,
18:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia tidak pakai power gitu tapi terus saja malah
18:53
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
menghemis -hemis supaya diterima gitu misalnya ada
18:57
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
seorang toksik gitu ya relasinya dengan pacarnya ya
19:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
harusnya kan moving away ya?
19:03
S…
Speaker 4 (psikep horney 2.m4a)
ya enggak?
19:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Anda kalau dihendap dalam kondisi dalam suatu
19:09
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
relasi yang toksik
19:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pacarnya ya toxic lah ya dalam definisi entah itu apapun toxicnya
19:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dalam bentuk apa mau tidak bertahan dalam hubungan itu tidak
19:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tahu secara normalnya secara akal sehat kita hanya akan moving away tetapi
19:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pada orang yang neurotic yang sangat obsesif butuh penerimaan
19:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tetap berada dengan si pacarnya itu dia tidak bisa
19:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
menggunakan moving away dalam kondisi itu pun dia tetap moving toward people
19:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi tidak nyambung
19:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia menggunakan strategi secara kompulsif gitu
19:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya Jadi ini
19:46
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
beberapa tambahan informasi saja Jadi semoga
19:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tadi terjawab bahwa kekenurunannya ada satu Dan biasanya
19:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu akrannya dari masa kecil Jadi misalnya
20:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Individu yang di masa kecil tidak
20:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disayang,
20:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
diabaikan,
20:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itulah yang biasanya punya kebutuhan ekstrim,
20:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
butuh akhir raya.
20:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Paham?
20:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kalau di masa kecilnya suka dibandingkan pokoknya tuh kasih sayang
20:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang tua tuh kayak bersyarat gitu oh iya ah oh
20:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
iya bagus ya anak mama daging satu misalnya sekalinya turun beratnya
20:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kamu bukan anak mama gitu jadi di sayangnya itu
20:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bersyarat diterimanya sama orang tua tuh bersyarat
20:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
oh nanti kalau berprestasi dan sebagainya sehingga
20:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
karena kasih sayangnya tidak cukup di masa kecil
20:43
S…
Speaker 6 (psikep horney 2.m4a)
Pada saat besar,
20:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kompensasinya dia menjadi sangat -sangat butuh kasih sayang Biasanya
20:49
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tipe kalian seperti itu,
20:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
lebih dominan menggunakan strategi moving to work Jadi kalau
20:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
entah itu dia punya fashion atau approval
20:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan sebagainya Tetapi misalnya
21:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ada orang yang suka dikrasi gitu ya,
21:05
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
misalnya punya alian yang potolitar,
21:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dikrasi,
21:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dibully, di masa sekolah juga tidak punya power ya.
21:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi di sekolah juga dia dibully,
21:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi korban bully,
21:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dan sebagainya nih.
21:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia tidak pernah mengekspresikan power,
21:18
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadilah dia nanti biasanya punya kebutuhan yang sangat
21:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
besar untuk menguasai orang.
21:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Karena di kitchennya tidak,
21:26
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu.
21:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Biasanya begitu,
21:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
biasanya ada polanya di masa lalu Dengan kenapa orang
21:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bisa dominan kebutuhannya itu Atau strategi
21:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
atau trend yang dia punya Apakah moving toward people Atau
21:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
moving against atau moving away
21:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi biasanya kalau dipukul,
21:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disakiti, diguli itu biasanya akan masuk ke tipikal,
21:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
moving against people selanjutnya yang biasanya
21:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
banyak tersakiti
21:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Banyak disakiti,
21:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia sudah percaya sama rumahnya,
22:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi dihianati,
22:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
punya pacar juga,
22:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
kemudian dihianati.
22:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Akhirnya dia tidak percaya lagi sama orang.
22:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Tidak usah dia yang mending sendiri saja.
22:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Orang itu tidak ini,
22:12
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
orang semua sama.
22:13
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadilah dia moving away.
22:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Karena masa lalunya dia banyak dikerjakan sama orang.
22:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi merasa orang lain itu jahat dan sebagainya.
22:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Semua orang sama,
22:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sama gurunya.
22:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jadi dia lebih solitair,
22:28
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
lebih sendiri,
22:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak mau ditampil kelemahannya.
22:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Antaranya bisa begitu ya pola -polanya.
22:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ini mungkin sebagai kesimpulan,
22:38
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
makanya hubungannya Neolithic needs dan Neolithic trends itu,
22:43
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang strategi kopinya
22:47
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
misalnya Moving Toward People itu dia punya kebutuhan kuat atau kebutuhan yang
22:51
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sangat ekstrim,
22:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
obsesif pada masa tujuan dan kasih sayang.
22:55
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
against people itu sangat butuh pengakuan dan kegaguman
22:59
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini kalau dalam konteks neologik ya sekali lagi ya kalau dalam konteks
23:03
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
normal kita kan butuh semua ini iya ndak ada yang tidak butuh ini?
23:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
iya pada orang yang butuh ini tapi dalam
23:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
batas yang wajar kita butuh lah kisah yang butuh pada
23:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
untuk independen,
23:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mandiris tidak selalu serba,
23:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ada orang lainnya kadang -kadang kita butuh sendiri,
23:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
mengakuannya sendiri kita juga butuh pengakuannya tapi
23:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang tidak butuh diapresiasi dapat prestasi tetapi
23:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
pada orang yang neurotik itu dia kompulsif
23:34
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
membutuhkan ini sangat obses sangat ekstrim kebutuhannya
23:39
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
akan ini semua
23:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dan ini inti pembedanya,
23:44
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
individu normal menggunakan secara fleksibel salah
23:48
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
satu dari model relasi ini yang kadang -kadang disebutkan sebagai strategi
23:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
cropping.
23:53
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Relasi tersebut mulai semuanya.
23:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
jadi saling melengkapi dan akhirnya menciptakan keharmonisan
24:02
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
karena kalau menempatkannya sesuai kebutuhan dan kondisi kapan
24:07
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
harus mendekati orang lain kapan harus sendiri gitu ya
24:11
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
atau kapan harus GFC itu maksudnya punya
24:16
S…
Speaker 2 (psikep horney 2.m4a)
kontrol gitu terhadap orang
24:21
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Sedangkan pada individu yang neurotik itu memaksakan diri
24:25
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
hanya mengandalkan satu saja jenis dan secara kompulsif
24:30
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ya, sifat itu kompulsif.
24:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kemudian juga serang lainnya kayak di repress,
24:35
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
sehingga di itulah muncul konfliknya.
24:37
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Di Horn A itu bicara tentang konflik dasar neurosis,
24:42
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
konflik dasar neurosis yang dimaksud itulah ini.
24:46
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ketika sebenarnya seharusnya si individu ini moving away,
24:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tadi misalnya dikakiti gitu ya,
24:52
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
atau terhadap hubungan yang toxic,
24:54
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
seharusnya dia moving away,
24:56
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tapi tidak bisa.
24:57
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Dia tetap moving toward,
24:58
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disitulah konfliknya.
25:00
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
itu konflik dia akan walaupun mungkin tidak
25:04
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disandari gitu ya jadi seperti itu kurang lebih dengan
25:08
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
gambaran dinamikanya jadi karena
25:14
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
dia
25:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Kompulsif mengandalkan satu saja pasti konflik Karena kadang -kadang
25:20
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
situasinya itu tidak match Dengan strategi
25:24
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
yang diterapkan ini Jadi seharusnya dia sendiri dulu moving away Yang diterapkan
25:29
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
moving toward big while that match Jadi pasti konflik,
25:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ada yang tidak selaras,
25:33
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ada yang tidak sesuai Menjawab
25:40
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak tadi sejumlah yang ditanyakan?
25:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Jawab ya Oke Sampai
25:50
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
disini bisa diikuti Bisa ditangkap
26:16
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Sampai sebenarnya menanggap perasaan sebagai,
26:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
apa ya?
26:22
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Ini kan masuk
26:26
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
akalensif ya,
26:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
akalensif Maksudnya tidak ada
26:32
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tidak penting begitu karena dia harus
26:36
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tampak sebagai tangguh jadi perasaan -perasaan itu tidak
26:41
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
terlalu dianggap begitu karena yang penting adalah
26:45
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
bagaimana dia terhadap orang lain tadi jadi dia
26:49
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
cenderung mengabaikan apapun yang diatakan seperti itu kita
26:54
S…
Speaker 7 (psikep horney 2.m4a)
akan
27:01
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
masuk ke sini
27:06
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tentang popularity development mengulut teori
27:10
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
ini ya jadi di teorinya von A ini tidak
27:15
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
seperti dengan
27:17
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Freud mungkin ya,
27:19
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Freud itu kan ada stage -stage nya nanti Anda di pekan depan belajar
27:23
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
Erickson itu juga ada tahapan -tahapan perkembangannya yang
27:27
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
secara eksplisit lah ya disebutkan di teori misalnya tahap satu,
27:31
S…
Speaker 1 (psikep horney 2.m4a)
tahap dua lah semuanya coi contohnya apa?
Transkrip ini dibuat oleh AI (pengakuan bicara otomatis). Mungkin mengandung kesalahan å verifikasi terhadap audio asli untuk penggunaan kritis. Kebijakan AI
Ringkasan
Klik Summarize untuk membuat ringkasan AI dari transkrip ini.
Ringkasan...
Tanyakan AI Tentang Transcript Ini
Tanyakan apa saja tentang transkrip ini, AI akan menemukan bagian yang relevan dan jawaban.