audio1444815689

2:32:36 8 Speaker 50 Kapitel 2840 Segmenter

Kapitel

  1. 0:30

    terima kasih Selamat siang Bapak Ibu, izin saya buka. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Perkenalkan Bapak Ibu sekalian, nama saya Yosefus Ardian atau biasa dipanggil Adi. Di sini saya bersama denga…

  2. 1:41

    ya betul Pak Pak Yosef ya sebentar ini ada lagi ya yang ditunggu yang dijen mohon maaf Pak Luqman berarti yang SKK Migas enggak Pak ya? Terima kasih. Kami mohon ditunggu sebentar, saya perlu konfirmasi sedikit terkait peserta. Mohon ditungg…

  3. 7:07

    Baik Bapak -Ibu sekalian untuk di room 1 di bidang teknik pasokan di sini diskusi memang diplotkan dengan SKK Migas dan Dijen Gatrik ke SDM. Dan mohon Bapak -Ibu bisa rename untuk kemudian bisa nanti kami tidak salah untuk bertanya. Dan sud…

  4. 9:17

    Dari Dijen Migas? Oh, dari Dijen Migas. Baik. Berarti mewakili SKK ya Pak? SKK Migas ya Pak? Oke. Baik, ada dua slide ya Mas Wenang. Jadi kami ada beberapa pertanyaan dan izin ini nanti kami akan lakukan rekod untuk mencatat juga poin -poin…

  5. 14:27

    Terima kasih telah menonton! Terima kasih telah menonton! Atau izin Pak Lukman mungkin kalau boleh di -share screen, Pak Lukman, agar kami bisa melihat apakah datanya sesuai. Baik, ini sedang loading, Pak. Baik.

  6. 16:32
    Kapitel 6: Oke, baik. 308s · Speaker 4

    Oke, baik. Saya coba sirasin, Pak. Kita mulai dari Eropah TLN, Pak, ya? Baik, Pak. Apakah sudah terlihat, Pak? Ya. Muncul Pak, terima kasih. Monggo Pak, mungkin ada catatan penting. Baik, jadi saat ini Pak, untuk proyeksi kebutuhan gas di d…

  7. 21:40

    Lukman, ini 19 mesin pembangkit ini semuanya untuk menampung beban di Pulau Batam ya, Pak Lukman ya? Iya, benar Pak. Untuk dimulai usaha pelan Batam, Pak. Oke, baik. Berarti kita bisa katakan kebutuhan per tahun. WGD Batam dalam hal ini ber…

  8. 24:29

    Pak Lukman, mungkin nanti solusinya, kalau memang belum publik, mungkin bisa di -screenshot saja, Pak, tabel 49 dan 48 untuk kami olah datanya, Pak. Pak Lukman, izin meneruskan Mas Wenang. Kalau kita tadi bicara pertanyaan yang satu, ini hu…

  9. 25:39
    Kapitel 9: Baik, Pak. 160s · Speaker 1

    Baik, Pak. Jadi, neraca daya itu disini disajikan terkait pembangkit -pembangkit yang sifatnya adalah existing dan rencana, Pak. Jadi, untuk existing -nya si PN Batam itu ada beberapa pembangkit ini, Pak. PTGU -nya dan PTMG -nya. Kemudian..…

  10. 28:19

    Mohon izin ikut berdiskusi, Pak Joseph dan Pak Lukman. Karena saya ini, Pak, untuk yang terkait kebutuhan gas untuk pembangkit di sini tadi yang dari PLN Batam ya Pak ya itu apakah termasuk dengan pembangkit -pembangkit lain yang bukan dari…

  11. 29:34

    Pembangkit -pembangkit yang ada di RPTL LN Batam itu adalah pure dan murni adalah pembangkit yang menyuplai beban -beban di wilusnya RPTL LN Batam Ibu. Jadi ibaratnya kalau Ibu bisa membayangkan lapuk ya. Jadi lapaknya itu sendiri -sendiri …

  12. 30:35

    Ya, baik, Pak. Jadi, selain yang tadi PLN Batam, seperti PLN PT Energi Listrik Batam, kemudian pembangkit listrik IPP, misalnya PT Tunas Energi Indonesia, PT Panbil, ini masuknya PLN Persero berarti ya, Pak? Oke, PT Panbil itu minus berbeda…

  13. 35:35

    Dia ada banyak pembagiannya Bu Yuni. Jadi misalnya PT PLN Batam, PT Batam Indo, dan yang lain -lain itu untuk memasok Kepulauan Rio ya? Benar ya Pak Lukman ya? Iya benar Pak. Ada cuma Kepulauan Rio, tapi seluruh Indonesia masing -masing ses…

  14. 40:33

    Pak Lukman, mungkin yang pembangkit 19 ini tadi, itu semuanya milik PLN Batam atau campur -campur, Pak. Jadi mungkin ada yang punya IPP, ada yang punya Batam Indom, atau 19 IPP ini semuanya miliknya PLN Batam, Pak. Tadi ada sewanya, Pak. Ta…

  15. 45:33

    baik itu yang milik PLN Batam atau PANPIL untuk RUPPL perubahan. Betul begitu enggak Pak Lukman? Ya Pak, itu contohnya Pak ya, secara contoh Pak, tapi untuk mekanisme dan realisasinya mungkin nanti berbeda Pak, tergantung nanti ada perubaha…

  16. 47:09

    untuk RT -nya, rencana tambahannya, kemudian yang sewa, kemudian yang kerjasama antara wilayah usaha. Nah, ini dengan PLN Persero di tahun 2031 rencananya, Pak. Nah, misalkan nanti ada kerjasama, misalkan dengan PANBIN, dia harus membuat pe…

  17. 52:10

    Itu kan ada dua titik masuknya, Pak. Kiai Sagulu dan Kiai Sengkuang, Pak. Jadi di sini seperti ada valve gitu, Pak. Jadi misalnya valve untuk nginjekkan gas ke jaringannya Batam gitu, Pak. Nah, sekarang kan ada dua, Pak, titik serahnya. Ada…

  18. 57:13

    Ini ya, berarti kalau kita nanti pertanyaannya realisasi konsensus bahan bakar di lima tahun terakhir, kita bisa lihat, sebenarnya ini kan kerencana ya 2025, dan sampai 2034 sudah terlihat rencananya dari situ, bisa dibilang pasokannya sebe…

  19. 58:19

    neraca daya gasnya yang lima tahun terakhir Pak gas bumi BPM Batu Barang ya Pak 2025 Pak RUVTN itu perusahaan 10 tahun Pak Sebelumnya adalah dari 2024 sampai 2013. Iya, 2013 -2024 ya Pak. Nah Pak, kalau sembari juga ke sana, maaf saya poton…

  20. 1:03:20
    Kapitel 20: terima kasih. 185s · Speaker 2

    terima kasih. Terakhir Pak, terkait informasi ini mungkin juga hubungannya Nanti Pak Luman kalau sepakat mungkin lebih ke PLN Batam ya. Intinya terkait keandalan dan gangguan pasokan, Pak. Tapi kalau dari sisi Gatrik, Pak, yang perlu diperh…

  21. 1:06:27

    Baik, terima kasih Pak Lukman atas informasi, diskusi, dan arahan ya Pak. Bagaimana kemudian pertanyaan ini bisa kami dapatkan gambaran secara lengkap dari sisi DJK. Terima kasih Pak Lukman. Jika ada kegiatan lain dan misalnya mengendaki un…

  22. 1:08:22

    Baik Pak, jadi untuk yang pertama, untuk pasokan existing saat ini, dan itu dipasok dari 3 wilayah penjara. Yang pertama itu dari wilayah kerja Lemang, itu Jetstone. Kemudian dari koridor, Metco. Kemudian yang terakhir dari Jantimerang, PHI…

  23. 1:09:31

    untuk eksistinya, Natuna ini kan juga ekspor, Pak, ke Singapur. Kalau Natuna, kita ekspor, harganya cukup tinggi. itu pasti bisa dipasih dari Natuna, walaupun sebaiknya bekerja dari Sumatera. tapi untuk pasokan jangka panjang sih bottom sec…

  24. 1:14:32

    Berarti kalau seperti itu kan mungkin total pasokannya dikurangi 111 melalui West Natuna Exploration itu, mungkin arah kedepannya yang sisa itu tetap akan diekspor ya Pak Jodya. Jadi, masih mute Pak Pak. Ya, jadi untuk pasokannya itu Pak, k…

  25. 1:17:54

    Tiga ya Pak ya. Dari harga, kemudian dari jaringan gasnya, kemudian dari kedalaman lauknya gitu ya. Teluknya atau palungnya gitu ya Pak. Halo Pak Jody. Mungkin masih termipa. Iya, kurang lebih kayak gitu Pak. Mohon maaf. Terima kasih Pak. M…

  26. 1:22:55

    Baik Pak, tinggal dua pertanyaan terakhir nih Pak. Baik, kemudian untuk kondisi pasokan, alokasi, volume, serta kepastian pasokan tersebut, kalau menurut SKK Migas, Pak Jodi, apa dapat memengaruhi utilisasi jaringan dan keperlanjutan ekonom…

  27. 1:24:31

    sekarang sudah ada gitu, Pak? improvement itu adalah IPA -PP. Jadi bisa dibilang sejak tahun 1999, sebelum tahun 2000, semua gas Natuna itu kan ke Singapura. Dengan sudah dilakukan komisioning IPA dari Natuna ke PMP ini, Seterapannya mulai …

  28. 1:25:53

    Prayogi. Mohon izin, Mas. Apakah boleh? Ikut berdiskusi ya mas. Boleh, silahkan. Pak Jody ini terkait dengan alokasi ya Pak ya. Di WJD Batam sendiri itu kan sudah ditetapkan pemegang hapus WJD Batam itu kepada PGN ya Pak ya. Nah itu tadi su…

  29. 1:27:33

    Ada beberapa sih Mbak. Yang pertama itu dari Primelak Luna. Pernah Tuna itu sekarang lagi negosiasi dengan PJL. Mudah -mudahan sih bisa segera heal dan diajukan untuk akhir tahun depan. Kemudian ada juga, sebenarnya itu dari PEP, dan itu de…

  30. 1:30:04

    Baik, jadi kita tanya pertanyaan ini, kita sampaikan di room ini aja ya, Mbak Yunia? Iya, boleh, Mas. Boleh -boleh. Mungkin Mas Ade mau masuk atau saya, Mas? Boleh dilanjut, Mas Wenang dulu. Baik. Oke, pertanyaan pertama Mbak Yunia. Jadi, b…

  31. 1:35:04
    Kapitel 31: Ya, betul. 102s · Speaker 3

    Ya, betul. Masuk di SKHKWCD. Nah, concernnya kami, apakah jika memang tidak sesuai, apakah di dalam ketentuannya itu kan harus, dari PGN sendiri itu kan harus menyampaikan ini ya mas ya, kewajibannya ya, menyampaikan apa namanya, sebentar. …

  32. 1:36:46

    Seperti itu, Mas. Mungkin kosannya di situ. Harapan dari BPH itu misalnya tidak sesuai rencana itu kenapa gitu ya? Disampaikan gitu ya? Iya, betul -betul. Menyampaikan laporan lah istilahnya. Berarti nanti penyampaian ini dalam bentuk mungk…

  33. 1:45:55

    Mas Winang suaranya nggak masuk, sorry, dari tadi. Sepertinya nggak connect. Sudah unmute, tapi mic -nya nggak masuk. Nah, ini sekarang udah masuk. Oke, silahkan. Oke, maaf Mas Ade. Oke, baik Mbak Yuni. Nomor tiga tadi terlewat, Mbak, perta…

  34. 1:47:06

    Mbak? Perkembangan kapasitas, apa ya, Mas, ya? Kapasitas jaringan, ya, Pak Mas, ya? Berarti kan mungkin kaitannya dengan... Panjang pipa seperti itu ya mas ya? Atau gimana ya mas? Kapasitas misalnya volume BBTU tadi mbak. Oh volume penyalur…

  35. 1:50:50

    Tes, tes, tes. Oke. Baik, ke pertanyaan terakhir ya Mbak Yuni ya. Kalau nomor tujuh ini berarti yang emang yang diharapkan oleh BPH ini adalah update regulasi tadi ya Mbak ya. Iya betul Mas, jadi yang sudah disampaikan di awal ya Mas, isu -…

  36. 1:53:05

    Baik, terima kasih Mas Yogi. Kalau untuk dari aspek ekonominya, kami belum ada pertanyaan, Mas. Mungkin kalau sudah selesai bisa kembali ke Mentum. Baik, terima kasih banyak Mbak Yuni, nanti kita follow up lebih lanjut ya Mbak ya. Mungkin n…

  37. 1:57:23

    Oh iya, baik Mas Usman. Terima kasih untuk konfirmasinya. Mungkin kita tunggu Pro Mahfud sebentar, Bapak Ibu. Baik, mungkin izin Mas Usman, mungkin bisa ditutup terlebih dahulu oleh Mas Usman sebagai perwakilan TA gitu, maksudnya agak lama …

  38. 2:00:32

    mohon izin ya Bapak -Ibu semuanya. Ini karena... Prof. Mahfud dan juga Pak Richard dan Pak Bowo sedang beralangan. Jadi saya mau licin untuk takeover penutupan pada FGD sore hari ini. Terima kasih kepada Bapak -Ibu semuanya. Mungkin saya ti…

  39. 2:01:47

    Kita tunggu sebentar. Siap. Sudah datang. Ya, langsung. Room 1 sudah ya? Sudah kelar? Sudah, Prof. Mahfud. Oke, mungkin kita sampai secara ringkas itu ya. Temuan -temuan awal. Tidak usah lama -lama, masing -masing. Maksimal tiga menit itu. …

  40. 2:05:31

    Pak Jody, Mas. Marlen, Marlen, yang PLN Batam. Nah itu sepertinya beliau tidak masalah ya untuk share data, jadi capturing data yang sudah kami dapatkan dari Gatrik DJK itu akan lebih afdol kita dapatkan langsung dari yang punya kue gitu ya…

  41. 2:06:37

    Baik, kemudian dua, tim dua. Ini, mohon izin Prof. Mahfud dan Bapak -Ibu. Ini tadi room dua dihadiri dari perwakilan BP Batam, tadi ada tenaga hal yang mewakili Pak Deputi, kemudian dari Dinas Tataruang, dan juga dari Bapada Batam. Nah, beb…

  42. 2:08:23

    termasuk jaringan gas. Nah harapannya nanti lewat. Koordinasi itu malah jadi menjembatani nanti ke depan pembangunan yang dilakukan jaringan gas. Itu bisa inline juga dengan master plan yang dibuat oleh BP Batam. Kemudian juga terkait tata …

  43. 2:13:16

    Baik, untuk yang tiga tadi kami sudah melakukan SGD terkait dengan pandangan POV dari PGN. Mereka melihat bahwa masalah utama adalah benar alokasi yang itu mengaruhi ke ekonomi dari WGD. Terus yang kedua mereka juga bercerita bahwa rezim ya…

  44. 2:16:24

    Oke, ya makasih Pak Riri. Jadi nilai info baiknya adalah mereka mau menyediakan data gitu. Dan seperti biasa, isu besar pasokan tadi, grafik itu muncul lagi gitu ya. Yang dengan PLN itu. Oke, saya kira itu dari 3, kemudian 4. Tadi di grup 4…

  45. 2:18:08

    Yang kedua, Anggapan sebenarnya, atau nanti perlu dikonfirmasi soalnya ke BU, bahwa PGN itu sebenarnya bisa top up alokasi pasokan sebagai pemenang hak khusus. Karena yang ada di Batam sekarang mereka menggunakan pasokan sebagai BU niaga. S…

  46. 2:20:56

    Sekalas tadi yang baru, Mas, kalau mereka bilang itu ke FSC mereka. Oh, yang baru? Yang baru. Tadi kan saya tanya FS Time Makeup bilang yang baru, Mas. Bukan yang lama. Tapi ini perlu dimintasin. Oke, baik -baik, Mas. Terima kasih. Oke, mun…

  47. 2:23:34

    bisa, bisa harus ya. Bisa, Pak. Yang disampaikan Mas Hanif itu hubungannya yang resiko tantangan harga tadi. Jadi satu PLN IP itu sudah berkontrak dengan West Natuna apa itu bisa supply 111 BBTUD itu bisa mungkin di akhir 2027. Cuman dengan…

  48. 2:24:45

    kan? Nah, itu yang PLNFD atau yang ke Singapura? Itu yang ke Singapura. Dia habisnya di 2028. Nah, baru moratorium itu nanti akan bagaimana? Karena sampai proyeksinya tadi, Pak Jody sampaikan... itu sebisa mungkin memenuhannya ke domestik t…

  49. 2:29:47

    Berarti termasuk sudah nanti Batam Maju itu yang dikonfirmasi besok saat ke sana, peran dan lain sebagainya, detailnya. Kalau perlu dokumen -dokumen pembentukannya dan lain sebagainya. Itu salah satu bukus tugas di bawah BP Batam sih, Pak M…