it_5_komunikasi_ (1)
Capitolium
-
0:01Capitolium 1: Maaf Bang, tapi belum keluar PPT ini. 302s · Speaker 1
Maaf Bang, tapi belum keluar PPT ini. Ah, udah kelihatan PPT -nya? Belum. Oh, astaga. Sorry, sorry, sorry. Saya kira udah share screen dulu tadi. It's okay sih. Sorry. Untung gak mau ingetin. Kalian ini aja. Langsung interrupsi saya aja. Ka…
-
5:04Capitolium 2: simbolik. 72s · Speaker 3
simbolik. Kita sering pakai simbol -simbol. Misalkan kalian mau OTW ke kampus atau beli makan, di jalan ketemu lampu merah. Lalu kalian kok tiba -tiba motor kalian berhenti ya ketika lampunya merah. Nah itu kan simbol yang disepakati. Padah…
-
6:16Capitolium 3: Kayak gitu. 126s · Speaker 2
Kayak gitu. Lalu prinsip kedua adalah komunikasi itu selalu terjadi. Ada istilah bahwa we cannot not communicate. Kita nggak bisa nggak komunikasi. Termasuk kalian nguap nih ya. Kalian nggak ngomong, itu juga komunikasi. Kita lagi kelas. La…
-
8:23
Kalau orang India bilang iya itu geleng -geleng kepala, Pak. Jadi kalau putri di India bilang ianya kayak gini, dianggapnya enggak. Kamu makan, gantul kan? Berarti artinya enggak. Malah enggak dikasih makan nanti putri di sana. Nah begitu. …
-
12:06Capitolium 5: Nah, lalu ada juga ini, irreversible. 93s · Speaker 2
Nah, lalu ada juga ini, irreversible. Ini penting nih, penting banget untuk kita sama -sama pelajari atau sama -sama paham. Irreversible artinya apa yang sudah diucap, apa yang sudah dikomunikasikan, tidak bisa ditarik kembali. Kalian ngomo…
-
13:39Capitolium 6: atau tidak. 62s · Speaker 1
atau tidak. Kira -kira pesannya menyakiti orang atau tidak. Kira -kira pesan yang kita sampaikan melanggar etika atau tidak. Karena nggak bisa ditarik lagi. Nanti kalian yang repot. Karena kalian blunder. Tetapi, meskipun komunikasi itu pen…
-
14:42Capitolium 7: Oke, adeca gimana? 154s · Speaker 2
Oke, adeca gimana? Baik Bang, saya mau bertanya yang di prosesual dan dinamis. Itu saya masih kurang paham bahwa bisa diulangin gak? Oke, sebenarnya belum saya jelaskan. Jadi, kata -kata bisa diulangin kurang kepat, karena belum saya jelask…
-
17:21Capitolium 8: Iya, paham. 302s · Speaker 6
Iya, paham. Terima kasih, Bang. Sama -sama. Kalau masih ada yang belum melahami, nggak apa -apa. Kalian tanya aja. Oke, kita lanjut ya. Sampil kalian berpikir kalau misalkan ada yang mau ditanya -tanya. Nah, komunikasi itu jenisnya macam -m…
-
22:23Capitolium 9: Gak mungkin secara jarak. 127s · Speaker 3
Gak mungkin secara jarak. Personal kalian itu deket banget. Gak mungkin kalian akan berani langsung merangkul orang itu. Misalkan sama ya. Ini jenis film ini ya. Karena ada rasa sungkan di situ. Karena masih ada sekat. Tetapi seiring waktu,…
-
24:31Capitolium 10: Nah, kemudian, nah makanya saya bilang gini kan, pakaian yang bagus itu menyampaikan pesan sebelum kalian bicara. 300s · Speaker 4
Nah, kemudian, nah makanya saya bilang gini kan, pakaian yang bagus itu menyampaikan pesan sebelum kalian bicara. Jadi udah bisa mengkomunikasikan siapa diri kalian. Nah, kemudian ada juga bentuk komunikasi non -verbal itu dari paralingisti…
-
29:31Capitolium 11: ibu -ibu lainnya. 111s · Speaker 3
ibu -ibu lainnya. Seperti itu. Itu komunikasi non -verbal sangat penting di situ, menurut mereka. Nah, disitulah kenapa komunikasi non -verbal ini juga sangat penting di dalam proses komunikasi. Sebenarnya kalau ditanya mana yang lebih pent…
-
31:23Capitolium 12: Nah, lalu ada juga fungsi aksentuasi. 300s · Speaker 2
Nah, lalu ada juga fungsi aksentuasi. Itu menegaskan. Misalkan kayak kalian marah sambil gebrak meja, tapi jangan. Ada cara yang lebih elegan untuk dilakukan ketika kalian marah. Atau menekankan lagi, misalkan ini penting banget nih. Saya n…
-
36:27Capitolium 13: Oke, sebelum masuk ke materi berikutnya, silahkan kalau ada yang bertanyakan. 156s · Speaker 3
Oke, sebelum masuk ke materi berikutnya, silahkan kalau ada yang bertanyakan. Oke, terima kasih jempolnya. Nah, ini ada perbedaan. Kalau bahasa Inggrisnya perbedaan antara hearing dengan listening. Jadi kalau kalian hanya mendengar, yaudah …
-
39:04Capitolium 14: Baik, Bang. 166s · Speaker 5
Baik, Bang. Ya? Oke, Brilian. Coba dong ceritain gimana pengalaman kamu hingga akhirnya masuk ke umrah. Mulai dari SMA, Abang. Terserah. Pertama tuh, saya merupakan mahasiswa yang aktif ya, Bang. Tapi saya tuh aktifnya tuh bukan di bidang a…
-
41:50Capitolium 15: Kalau dari tantangannya, mungkin dia pertama, mungkin tidak percaya 100 % dia bakal lulus di SMPP, Bang. 300s · Speaker 1
Kalau dari tantangannya, mungkin dia pertama, mungkin tidak percaya 100 % dia bakal lulus di SMPP, Bang. Yang kedua, tantangannya dia banyak kekurangan. banyak penurunan nilai satu atau dua kali, Bang. Dan mungkin dia lebih berfokus pada no…
-
46:51Capitolium 16: si pasien. 77s · Speaker 3
si pasien. Dengan itu tadi, misal bisa kasih obat -obatan, kasih servis yang lebih, misal dikasih gratis konsultasi ke dia, atau gimana, kasih pendampingan, gitu -gitu. Bahkan dengan gimmick misalkan kasih beasiswa, itu juga bisa menjadi sa…
-
48:08Capitolium 17: ini, ini, ini, gitu kan. 121s · Speaker 6
ini, ini, ini, gitu kan. Jadi dengan kita menginformasikan responnya tadi, si penanya menjadi sadar, dan menjadi merasa bahwa, oh pertanyaannya didengerin nih. Dan kalau ada kekeliruan kan bisa diluruskan di situ. Dan ini berlaku juga ketik…
-
50:10Capitolium 18: Jadi, kalian jangan sibuk mikirin citra diri sendiri, tapi kalian nggak ngedengerin. 308s · Speaker 2
Jadi, kalian jangan sibuk mikirin citra diri sendiri, tapi kalian nggak ngedengerin. Kalian merasa keren, wah gagah nih pakai jazz doctor gitu ya. Tapi nggak ngedengerin pasien kalian keluhannya seperti apa. Nah, ini tadi juga. Jangan menja…
-
55:18
menurut pengetahuanmu atau yang dirimu tahu, kira -kira ada kaitannya komunikasi dengan perubahan perilaku, terutama perilaku kesehatan, karena konteks yang lagi kita omongin adalah konteks kesehatan. Saya ada, Bang. Gimana tuh adanya, Mika…
-
58:16Capitolium 20: kalau menurut saya berbahaya Bang. 116s · Speaker 1
kalau menurut saya berbahaya Bang. Sangat berbahaya. Kenapa berbahaya? Disitu kan banyak seperti nikotin, zat aditif, itu yang berbahaya bagi tubuh manusia. Yang dimana bisa mengancam nyawa atau dan memperburuk pada lingkungan sekitar dia B…
-
1:00:12Capitolium 21: Ini tadi, ini ada hasilnya. 137s · Speaker 2
Ini tadi, ini ada hasilnya. Nah, ini hasilnya bentar sebelum saya masuk ke sini. Loh, belum saya masukin ternyata. Oh, ini dia. Ini hasil dari riset yang ini ya. Impact of communication on healthy lifestyle and healthcare sector. Jadi dampa…
-
1:02:29
enak. Nah, dengan kalian komunikasikan itu, setidaknya orang jadi tahu bahwa secara kognitif dia dapat pengetahuan tambahan bahwa oh iya ya ternyata nggak baik ya atau misalkan dia tahu nggak baik tapi dia nggak tahu bahwa dampaknya seburuk…
-
1:04:00
di sini. Nah, kemudian yang ketiga, mulai efek behavioralnya. Mulai ada tindakan nyata. Mulai ada eksekusi. Sudah, rokoknya saya buang saja. Saya tidak akan merokok lagi mulai detik ini. Jadi ada tiga levelnya, nggak ujuk -ujuk ya, nggak se…
-
1:05:11
Nah, karena logis, maka pesan -pesannya harus disertai data. Misalkan, biar mudah, iklan mobil. Kalau misalkan dia pakai periperal route, eh, sorry, pakai central route, bukan periperal, yang logis itu central route. Kalau dia pakai central…
-
1:10:02
Bang. Oke, kalau gitu saya cabut headset saya nih. Jadi kalian kalau nyawut nggak kedengeran. Oke, saya akan bertemu, menemui kalian lagi 10 menit ke depan. Berarti ya 10 .34 .45 lah ya. Oke, sampai jumpa semuanya.
-
1:11:33Capitolium 26: Operasi fenomena terhadap kehidupan masyarakat mana yang menurut kalian tidak baik bagi kesehatan? 36s · Speaker 5
Operasi fenomena terhadap kehidupan masyarakat mana yang menurut kalian tidak baik bagi kesehatan? Apa naifnya mau? Kurang -kurang.