Affichage seulement
0:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak harus misalnya harus lima,
0:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena ada kelompok lain harus lima,
0:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena dianggap bergep.
0:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kenapa?
0:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kalau akhirnya ribut,
0:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
akhirnya ada kebakuman dalam ekosistem
0:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
berkesenian yang ada di sini.
0:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah itu pendangan dari kawan -kawan PRON.
0:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah terus yang ketiga,
0:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita minta juga...
0:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bawa aja,
0:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
udah saatnya juga harus turun gunung,
0:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tidak harus ada di lantai 14 mull,
0:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Pak. Saya ya,
0:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Pak. Saya ya, Pak.
0:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi,
0:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mulai,
0:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apa,
0:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
keusahaan kersandar lah.
0:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kelompok -kelompok yang ini melakukan satu informasi
0:45
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seperti apa yang terjadi tentang di dunia kesenian,
0:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
misalnya.
0:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena kelompok -kelompok yang baru,
0:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tetap anak muda itu penting.
0:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
untuk komunikasi -komunikasi seperti itu.
0:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi tidak salah lagi bahwa kayak kemarin,
1:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
di kajian sebelumnya yang kita maksudkan,
1:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu misalnya ada simpul seni.
1:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Simpul seninya muter -muter di situ aja.
1:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi acaranya luluh lagi,
1:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
luluh lagi.
1:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Anak -anak baru itu tidak pernah dilimpatkan,
1:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kelompok -kelompok baru tidak bisa dilimpatkan.
1:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Padahal secara prestasi,
1:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
secara karya,
1:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mereka sudah bermain di tingkat internasional dan nasional.
1:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi tidak lirik,
1:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena memang bukan bagian dari kelompoknya.
1:26
S… Speaker 2 (Audiensi dengan AJ)
Nah,
1:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita meminta mudah -mudahan anggota dewan,
1:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
DKJ,
1:31
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
yang ditampakkan oleh DKJ itu bisa melakukan,
1:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
melihat kelompok -kelompok baru simpul -simpul seni.
1:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang tadi bergerak latihan berkembang sekarang.
1:40
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Apalagi sekarang ada neklin.
1:41
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Betul kata Yaman Habit bahwa ada kegelisan kita bersama.
1:45
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu masalah pengelolaan yang dilakukan oleh Jawa Belum.
1:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi semua tempat latihan anak -anak tari itu
1:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tiba -tiba diganti.
1:54
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kerajaan sanggup membayar hampir 200 juta per tahun.
1:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi mereka harus tersingkir mencari tempat untuk latihan
2:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kembali.
2:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu ada kopi di sekolah,
2:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kopi cekini.
2:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Akhirnya kita sempat protes juga,
2:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
maka waktu itu kita cepat melakukan aksi,
2:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tanggal 25,
2:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tanggal 26,
2:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
khusus kasus yang dilakukan oleh DKJ saat
2:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu, masalah Art Hotel.
2:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena dulu sepakatan itu tetap pada wisma seni,
2:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ternyata Art Hotel,
2:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
temuan lagi kawan -kawan,
2:31
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
saat ada acara aliansi sasralisan,
2:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
justru tidak menginap di Art Hotel ini,
2:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
justru mereka menginap di hotel -hotel lain.
2:42
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi kan percuma.
2:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang dulu kita usung menjadi isma seni,
2:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kiranya dia total,
2:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
harganya jauh lebih mahal.
2:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Padahal dulu ketinggalan cinema harus dimurahkan.
2:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah itu masukan -masukan dari kawan -kawan,
2:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan temuan terakhir lagi bahwa Arsip DKJ
3:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu dipakai oleh Adhotel.
3:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Anda tahu kelanjutannya nanti sikap AJ,
3:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita minta pandangannya seperti apa,
3:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dipakai entah itu dijual,
3:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
entah itu diduplikasi ya.
3:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena itulah konflik internal diantara mata
3:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
-mata dewa saat itu.
3:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi muncullah mahasiswa tidak percaya.
3:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dari kelompok A,
3:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tidak percaya pada ketua hariannya,
3:24
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
gara -gara salah satu gara -gara ini.
3:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mungkin itu pengantar dari saya dulu,
3:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mungkin ada masukan -masukan dari kawan -kawan yang baik.
3:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita unang -unang dulu,
3:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Pak ya. Yuk,
3:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
terima kasih.
3:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
3:46
S… Speaker 3 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
3:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Boleh menyebut nama?
3:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nama saya Ridho.
4:00
S… Speaker 2 (Audiensi dengan AJ)
Ada namanya?
4:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ada, iya betul.
4:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Namanya sorang.
4:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bro.
4:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kayaknya kamu pasti digasa gitu.
4:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Betul.
4:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Oke silahkan.
4:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Iya karena kadang -kadang kira diplomatis dia tembus.
4:18
S… Speaker 2 (Audiensi dengan AJ)
Jadi emang harus pakai bro.
4:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi saya ingin menyampaikan
4:24
S… Speaker 2 (Audiensi dengan AJ)
bahwa
4:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kegiatan yang kami lakukan dalam menggugat hal
4:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
-hal yang kami rasa tidak sepaham dan tidak sejarah lagi dengan apa yang semestinya
4:34
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
terjadi.
4:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu yang kami lakukan berkali -kali.
4:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terutama,
4:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
pertama kali kami lakukan diperlanjuri.
4:41
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Setelah itu kami mengundang seluruh teman -teman komunitas untuk
4:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ikut hadir.
4:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan menyampaikan kesannya,
4:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
sebagaimana seperti yang disampaikan oleh Pak Mujib Najib.
4:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ternyata ada banyak,
4:54
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bahkan ada masyarakat yang tiba -tiba datang kami mengatakan
4:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bahwa perpustakaan itu sudah...
5:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bukan milik rakyat lagi,
5:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena kami dibatasi dalam membajar dan lain sebagainya.
5:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kemudian kami juga melakukan penyegelan
5:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
terhadap art hotel di depan dalam aksi
5:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bulan Agustus.
5:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Namun ternyata tidak
5:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
memberikan dampak apapun juga.
5:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sampai saat ini art hotel bukan untuk seniman.
5:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ini dia untuk para politikasi yang sedang melakukan traveling untuk memperkaya
5:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
pemilik -pemilik modal di bawah.
5:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi itu sangat disayangkan.
5:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Lalu kemudian kita ke Pali Kota melakukan aksi
5:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
demonstrasi pada saat itu kami diterima oleh salah satu staff ahli,
5:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Gubernur,
5:40
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan kami menyampaikan gedogesah kami yang kemudian akan
5:45
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dididaklanjuti,
5:45
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
terutama dalam public policymaker
5:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
-nya, membuat kebijakan publiknya.
5:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kemudian kita tetap melakukan aksi juga di Jumat.
5:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Setiap hari Jumat,
5:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kami sebutnya dengan Jumat Aksi Semih.
6:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dari bulan Juli sampai hari ini.
6:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sampai Jumatnya akan datang dan sampai ke depan seterusnya.
6:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sampai semua selesai.
6:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan saya harap ini bukan sebagai simbolik.
6:11
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya harap ini menjadi sebuah tamparan.
6:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bahwa ada problem di bawah dan saudara -saudara.
6:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terutama bagi DKJ dan lain sebagainya.
6:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Icon Jack Pro,
6:21
S… Speaker 3 (Audiensi dengan AJ)
semuanya.
6:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan Haji juga.
6:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena kan bisa tahu saya DKJ pilih aja ya.
6:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena penjaga moral terhadap pengelolaan juga biloh aja
6:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ya. Jadi saya harap pertemuan
6:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini bukan sebagai tempat duplomasi bagi kami.
6:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena kami menekankan bahwa kalau ini tidak diselesaikan,
6:41
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kami khawatir kami selesaikan.
6:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dengan sekarang politik atau dengan cara -cara lain.
6:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya harap saudara bersedia.
6:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mengakomodir apa yang menjadi keinginan kami,
6:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena tujuan kami jelas untuk seniman dan budayawan.
6:59
S… Speaker 5 (Audiensi dengan AJ)
So,
7:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ali Sadikin membentuk tim ini bukannya untuk mereka,
7:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan saya harap itu dikembalikan juga kepada mereka.
7:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kegelisahan kami adalah untuk mengembalikan ini kepada marwahnya
7:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ketika awal mula oleh Bapak Gubernur Ali Sadikin,
7:27
S… Speaker 2 (Audiensi dengan AJ)
ini didirikan.
7:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sebagai ruang ekosistem berkesenian kebudayaan,
7:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bahkan menjadi pakem bagi kebudayaan nasional.
7:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bahkan ketika saya baca,
7:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
di dalam satu tahun itu bisa ada banyak sekali kegiatan dan termasuk
7:42
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
pembiayaan itu melalui PEMPRO.
7:44
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sementara sekarang untuk bisa...
7:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
hidup untuk bisa berkesenian dan berpertunjukan rasanya
7:52
S… Speaker 6 (Audiensi dengan AJ)
begitu rumit sekali.
7:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Selain itu juga diantara kawan -kawan ada teman -teman dari IKJ juga.
7:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Untuk mendapatkan ruang -ruang di sini pun rasanya
8:01
S… Speaker 6 (Audiensi dengan AJ)
agak sulit.
8:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak seperti dulu.
8:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya pertama kali masuk di tim itu tahun 2005
8:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan benar jomplang sekali.
8:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jauh perbedaannya.
8:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan terkait perpustakaan yang tadi disinggung oleh Ridho.
8:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Banyak kawan -kawan dari kelompok literasi biasa kemari,
8:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan kadang memang sampai waktu tutup.
8:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bahkan jam 10 belum,
8:24
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kan sebenarnya jam 10 tutup.
8:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jam 10 masih kurang 15 .20,
8:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu sudah pada diusir -usir.
8:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bahkan dengan attitude yang kurang ramah,
8:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mungkin itu juga perlu untuk...
8:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Arukan.
8:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Betul,
8:38
S… Speaker 5 (Audiensi dengan AJ)
betul.
8:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Udah rasa pengusiran.
8:42
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena di beberapa perpustakaan lain juga,
8:45
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
perpustakaan di sekitar,
8:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
walaupun sampai jam berapa,
8:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
masih ada lah cara yang etis.
8:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ini yang di PDS atau yang di?
8:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang perpustakaan Jakarta.
8:54
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
Bukan di PDS?
8:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ya, bukan di PDS.
8:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
PDS masih aman pengalaman di sana.
9:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Lalu ya...
9:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita harapkan memang akses yang memang sama adil dan juga sama
9:09
S… Speaker 6 (Audiensi dengan AJ)
transparan juga.
9:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Untuk kita semua berkegiatan dan seperti tadi disinggung oleh Bang
9:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mujib, sanggar -sanggar itu seperti di Simpo Seni,
9:18
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
ya itu -itu lagi.
9:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sementara banyak sekali teman -teman yang di Jakarta Barat segala
9:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
macam, sanggar -sanggar yang butuhkan ruang -ruang.
9:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena tahu sendiri keterbatasan -keterbatasan kita dalam melakukan biad seni.
9:31
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ya mohonlah untuk kita sama -sama menyelamatkan kesenian dan
9:35
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
kebudayaan kita.
9:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena apalah sebuah bangsa tanpa budayanya.
9:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu saja sih konsen dari saya.
10:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
sangat harus kita perhatikan adalah sebagai seniman
10:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan pesendir di Taman Ismail Marzuki ini ada yang
10:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bilang kita adalah seniman miskin tapi
10:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu hanya sebatas umur jandahan atau
10:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
celahan untuk kita -kita yang memang tidak berduit tidak
10:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
berkantung tebal sedangkan kita punya karya kita
10:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
punya karya dan terus berkarya
10:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mulai dari yang anak -anak muda sampai yang senior -senior.
10:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terus berkarya.
10:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Namun akhirnya kita menjadi bingung.
10:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mau kemana kita ini?
10:41
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Di Taman Ismail Marzuki,
10:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
rumah seniman.
10:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mau memamerkan karya kita?
10:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak ada tempatnya.
10:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sebetulnya bukan tidak ada.
10:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ada.
10:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tetapi berbayar tinggi bagi seniman kecil
10:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seperti kita -kita ini.
10:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Padahal kita butuh memelayarkan karya kita untuk didengar,
11:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
untuk dilihat oleh dunia.
11:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sebagai etalase seni di teman
11:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ismail Marzuki ini,
11:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita jadi semacam di dalam akuarium,
11:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tetapi tidak dilihat.
11:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah,
11:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita butuh nih,
11:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
para seniman,
11:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
para peseni,
11:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini butuh ruang bagaimana kita bisa bergerak
11:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bebas tanpa dibebani dengan biaya atau harus punya pundi
11:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
-pundi yang tebal.
11:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita tidak menuntut banyak sekali untuk para seniman kecil
11:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini. Kita sebut seniman kecil kan?
11:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita bukan orang -orang yang berduit
11:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
atau yang tadi disebut ridho kalangan borjuis
11:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
barangkali.
11:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita seniman kecil.
11:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Harus kita mempunyai
11:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ruang untuk berekspresi.
11:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan itu salah satu juga tuntutan dari kita.
12:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Beri gitar bang untuk berekspresi supaya kita tidak lihat.
12:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ada yang bilang lihat?
12:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak boleh kita dibilang lihat.
12:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita tetap seni mandi.
12:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Taman Ismail Marjuki.
12:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terangkan itu.
12:16
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Terima kasih.
12:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya mengalami satu sudut pandang yang agak menyempit saja biar tidak melebar.
12:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya menyalahkan dari
12:40
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
produk yang seharusnya memang dilaksanakan oleh Haji.
12:44
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan terakhir -terakhir ini yang sangat terlihat
12:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
adalah tentang pemilihan atau penetapan
12:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
anggota di Haji.
12:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Saudara Mujib
12:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tadi bahwa
12:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Apapun yang ditetapkan oleh AJS lagi itu tidak lari dari regulasi
13:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dari koordinator atau undang -undang yang ada SOK.
13:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kan di setiap lembaga atau instansi
13:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
pasti ada diskresi.
13:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi kan diskresi itu dipahami oleh si
13:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
pembuat diskresi itu,
13:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tapi tidak dipahami oleh orang yang seperti kamu.
13:24
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Misalnya, kenapa yang biasanya 5,
13:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ada 4,
13:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ada 3.
13:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ya itu barangkali kalau itu disebut karena diskresi,
13:31
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ya boleh -boleh saja.
13:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi kami yang orang awam,
13:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kami tidak paham.
13:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kenapa cuma 3,
13:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kenapa cuma 4,
13:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dulu kan 5.
13:37
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
Itu saja.
13:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi saya setuju,
13:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kalau itu memang diskresif dan daripada ada lima,
13:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tapi menurut Saudara Mujib,
13:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jambot, Jambetcus kok ngapain?
13:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Buang anggaran dan buang -buang energi.
13:50
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
Itu saja.
13:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi jujur sekali lagi,
13:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kami boleh tahu apa alasannya.
13:54
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Siapa yang menjelaskan terserah,
13:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mau AJK atau BKJ sendiri,
13:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
iyalah.
14:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ya, karena regulasinya kan memang undang -undang per grup ya,
14:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
per grup itu kami paham.
14:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang kedua,
14:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
yaitu tadi,
14:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita merasa seniman,
14:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bukan kita bukan seniman kecil,
14:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita seniman besar,
14:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karya kita karya besar.
14:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi jangan menganggap kita seniman kecil,
14:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kalau ukuran duit jangan dibahas lah itu gitu.
14:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita bukan seniman kecil,
14:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita seniman besar.
14:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dan oleh sebab itu,
14:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seniman besar ini memang harus diwadahi,
14:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ditemani semua ilmuwan cukir ini.
14:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kenapa?
14:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Betul kata teman -teman,
14:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita mau latihan raja dimana sih latihan kita?
14:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak ada,
14:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita tempat latihan raja ngemper -ngemper dimana -mana.
14:42
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kalau dulu ngemper tuh nyaman,
14:44
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
jaman -jaman dulu tuh ngemper tapi nyaman.
14:46
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ada tempat,
14:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ada tiap atas tujuan,
14:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tiap atas sembilan,
14:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
macem -macem lah.
14:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita ada di kalaman atau di selasarnya
14:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
jahabakti itu nyaman,
14:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
sekarang kita dimana?
15:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sementara kemarin ada anak -anak muda yang lihat yang begitu,
15:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
sekarang jadi COVID -19 ini 73 itu.
15:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu kan aneh,
15:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ya kata saudara -saudara itu betul ratusan juta itu per tahun sewanya.
15:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sementara itu selama ini kita dipakai latihan oleh anak -anak kita yang
15:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
udah nafas,
15:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apapun namanya,
15:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seninya, kita berkesentian begitu.
15:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya pikir itu bahwa kami perlu tahu seorang awam
15:24
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apa.
15:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
diskresi apa yang digunakan DAD sehingga merubah jumlah
15:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
hewan kesenya Jakarta yang kita belum
15:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tahu apa perjalanan juga belum tahu.
15:36
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang itu sekali lagi mohon diperhatikan teman -teman kami,
15:40
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
saudara -saudara kami yang saya sebut seniman besar itu
15:44
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dikasih tempat yang
15:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak usah layak lah,
15:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tapi manusiawi.
15:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi kita tidak mau latihan bingung.
15:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bayangkan nanti teater tuh di tembok ini loh,
15:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
di sebelahnya itu.
15:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu kan aneh.
15:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kalau jen ya sabur.
16:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kan misbar,
16:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kalau gremis bubar kan gitu.
16:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ya paling tidak tuh ada lah.
16:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Satu -satunya mau buat latihan,
16:06
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mau gantian harinya,
16:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
gantian jamnya,
16:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
oke.
16:11
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu bareng gali.
16:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Untuk sementara itu.
16:14
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terima kasih.
16:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Oke,
16:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
mungkin saya menambahkan.
16:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
16:24
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Nama saya Nuyang,
16:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
saya dari salah satu komunitas yang juga bergerak di
16:31
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
seni budaya di Tamanisme Muntuki.
16:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya juga tergabung di dalam gerakan front gerak.
16:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Selamat pagi teman -teman semua Barangkali
17:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita tidak Jangan menolak rupa bahwa kita
17:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini
17:06
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bukan orang -orang atau seniman -seniman yang tidak
17:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
setuju terhadap revitalisasi sebenarnya.
17:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tetapi kita hanya menginginkan bahwa revitalisasi
17:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu tidak merusak marwatin.
17:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu sebenarnya intinya.
17:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena hulu dari persoalan sebenarnya,
17:26
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
persoalan awal ini bermula dari pergub yang keluar saat
17:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
revitalisasi itu yang diperbarui nomor 16 tahun 2022.
17:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu sebenarnya kan hulu persoalannya ada di situ ya Pak Enda Mas.
17:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tapi memang itu tidak bisa lagi diubah karena
17:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita juga sudah waktu itu pernah juga mengajukan apa namanya,
17:47
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apa istilahnya di mahkamah institusi itu.
17:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Perubahan atau pengguguran dari itu,
17:54
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tapi memang itu tidak berjalan dengan mulus sampai
17:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bertahun -tahun.
17:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Namun seperti itu kita tetap mengawal.
18:02
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah pergerakan Front Penggerak Seni Taman Ismail Manjuki
18:06
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini salah satunya tetap masih mengawal.
18:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita tidak diam dan kita tidak menutup mata.
18:11
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tiba -tiba muncul hotel.
18:14
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Taman Ismail Marjuki.
18:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah ini kan sebenarnya juga yang saya bilang tadi,
18:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bahwa kita tidak menolak revitalisasi,
18:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tapi jangan dikira seniman
18:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu membiarkan penghancuran marwah terhadap rumah seniman
18:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Taman Ismail Marjuki.
18:30
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena Taman Ismail Marjuki ini sebenarnya,
18:32
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
seperti kita tahu,
18:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ini kan sebenarnya sejarah,
18:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
rumah sejarah yang memang menjadi warisan dari Bapak Alisa
18:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dikin.
18:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Di dalam Begut itu disebutnya cuma lahan properti,
18:42
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Pak Mas Eno.
18:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu yang sebenarnya makin kesininya makin melencengi si
18:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jakro ini.
18:48
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena disitu tertulis.
18:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tidak ada kata bahwa Taman Ismail Mancuki ini
18:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
adalah sebuah ruang kesenian dan kebudayaan yang memang harus
18:59
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dikelola secara benar oleh instansi
19:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
terkait kebudayaan.
19:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Tetapi disitu tertulis sebagai lahan properti.
19:07
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena memang SIPJAPRO ini memang tupoksinya
19:13
S… Speaker 3 (Audiensi dengan AJ)
adalah memang...
19:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jadi dia memang tidak akan melihat ke situ.
19:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Maka kami menyayangkan sekali kalau dia memang masih ada di sini sebagai pengelola
19:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
taman Ismail Marjuki.
19:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Yang kita tahu ada tiga kebijakan di Taman Ismail Marjuki Mas Eno,
19:31
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
ada JAKRO,
19:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ada Ginas Kebudayaan,
19:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan ada DKJ yang memang menjadi tim kurator.
19:37
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ini kan menjadi bias nih Mas,
19:39
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
artinya kebijakan -kebijakan ini membuat
19:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seniman ini jadi carut -marut di mana mereka akan meminta
19:49
S… Speaker 4 (Audiensi dengan AJ)
ruang.
19:50
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Apakah kejakro,
19:51
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apakah kebinas,
19:52
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
apakah keberi kaji di tempat -tempat tertentu yang mereka kuasai.
19:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah kami berharap apakah bisa ini dijadikan satu...
20:00
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Satu pintu,
20:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
artinya pengelolaan ini bisa kita bicarakan
20:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kembali.
20:06
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Nah, AJ sendiri sebagai lembaga think tank,
20:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tentu saja sebagai lembaga tertinggi di kesenian
20:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Jakarta, kita tentu mengadukan ini kepada Bapak dan kalau boleh kita
20:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bersama -sama.
20:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ayo kita selesaikan,
20:19
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bagaimana caranya kita duduk rembuk?
20:21
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Kira -kira demikian.
20:22
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Terima kasih.
20:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
20:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya kira persoalan ini Mas Seno sudah tahu,
20:32
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
karena Mas Seno jadi adik ke dalam,
20:35
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
sudah paham dengan keadaan seperti ini.
20:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Juga persoalan -persoalan yang
20:43
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bertulang -tulang,
20:44
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan kemudian kita tanggapi dengan serius.
20:49
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kita memahami bagaimana saya...
20:53
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Satu hal,
20:54
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
bagaimana Aji memahami itu dari Aji yang sekarang,
20:57
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
ke belakang sampai terbentuknya jatuh.
21:01
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Itu kan hal yang perlu kita kaji
21:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
lagi. Bagaimana untuk supaya kita tidak lagi terbentur pada soalnya
21:09
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
itu, itu juga.
21:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya menyimak dari tadi,
21:14
S… Speaker 3 (Audiensi dengan AJ)
soalnya itu juga.
21:15
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Selamatikan,
21:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
maruah,
21:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dan macam.
21:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saya tidak berpanjang -panjang.
21:23
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Bagaimana aja di lingkap ini? Kemudian nanti juga.
21:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Turun tanya ke DKI. Terima kasih.
21:55
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Teman -teman yang lain?
21:56
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ayo,
21:58
S… Speaker 5 (Audiensi dengan AJ)
yang lainlah.
21:58
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi
22:03
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
wabarakatuh.
22:03
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
22:04
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
22:05
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Mohon izin saudara -saudaraku di Atendi Jakarta,
22:10
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
terkhusus Pak Abu dan Pak Seno.
22:12
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Saat ini kami sedang ingin meminta tim
22:17
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
diberikan kepada seniman.
22:18
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Kami hanya ingin bertanya.
22:20
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Ketika rumah ini lahir atau tim ini lahir dari gagasan -gagasan
22:24
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
seniman dan dibangun untuk kehidupan
22:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kebudayaan publik,
22:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
siapa yang hari ini berhak menentukan masa depannya?
22:33
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Sang pemilik nilai kebudayaan atau pengelola aset?
23:05
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Sebagai Frank Pengerasani,
23:08
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
saya sebagai seorang ibu dari kaca masyarakat
23:13
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
lebih ke sedih.
23:16
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Karena Taman Ismail Marjudi ini bukan lagi jadi pusat kesenian
23:20
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
jatah kaya utuh.
23:21
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dimana di saat malam hari
23:25
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
kita melihat adik -adik kita lagi lari,
23:27
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
dia nari.
23:28
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Dia tidak punya uang,
23:29
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
tidak punya tempat.
23:31
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Adanya di pinggiran,
23:32
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
tak tiram.
23:33
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Begitu nari,
23:34
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
banyak orang lewat,
23:35
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
dia menginggir dulu.
23:37
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
Kan miris.
23:38
S… Speaker 1 (Audiensi dengan AJ)
Begitu nari muda -muda -muda,
23:40
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
rongkumen lewat,
23:41
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
dia ninggir dulu,
23:42
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
selesai orang lewat,
23:43
S… Speaker 7 (Audiensi dengan AJ)
dia kembali lagi,

Cette transcription a été générée par l'IA (reconnaissance automatique de la parole). Peut contenir des erreurs — vérifier par rapport à l'audio original pour une utilisation critique. Politique de l'IA

❤️ Vous aimez STT.ai ? Parlez-en à vos amis !
Résumé
Cliquez sur Résumer pour générer un résumé AI de cette transcription.
Résumant...
Demandez à l'IA à propos de cette transcription
Demandez quoi que ce soit au sujet de cette transcription — l'IA trouvera des sections pertinentes et des réponses.