Sempro
Capitolium
-
0:28Capitolium 1: Sipah 1972 di kota Pontianak. 290s · Speaker 1
Sipah 1972 di kota Pontianak. Di Pelopori resep keluarga ibu -ibung yang dipertahankan hingga 3 generasi sebagai ikonik kuliner Pontianak. ikonik oleh -oleh khas Kalimantan Barat yang menjadi ploper pre -lapis premium yang melayani konsumen…
-
5:46Capitolium 2: Terima kasih. 117s · Speaker 1
Terima kasih. Satu, apa kerumusan masalahnya? Yang pertama ada, apakah authenticity berpengaruh terhadap pride pada Legitakek di kota Pontianak? Yang kedua, apakah authenticity berpengaruh terhadap loyalitas pengaruh pada Legitakek di kota …
-
7:43
Menurut Onikvar, loyalitas adalah komitmen konsumen untuk tetap memilih produk atau layanan tertentu, melakukan tombol yang hilang, dan merekomendasikan kepada orang lain meskipun tersedia alternatif lain. Peran Pratt sebagai variabel media…
-
12:46Capitolium 4: brand authenticity dari Legitakek ini apa? 83s · Speaker 1
brand authenticity dari Legitakek ini apa? Dari Legita itu keaslian produknya Bu, sejak 1972. Ini Legita Cake yang punya model sejarah Bu. Dan keunggulan utama Legita Cake adalah keaslian cita rasa yang tidak berubah. Kata si Legitanya send…
-
14:10Capitolium 5: ya harus konsisten. 56s · Speaker 4
ya harus konsisten. Mau authenticity, Bu. Dari jurnal yang menjadi rujukannya. Di nomor 1, Bu. Di halaman 23. selamat menikmati Terima kasih.
-
20:00Capitolium 6: Itu H4 itu dia, H4 ini baru mediasi. 178s · Speaker 1
Itu H4 itu dia, H4 ini baru mediasi. Nah ini H3 dulu baru H4 ini mediasi. Nah kalau kamu membangun kerangkanya kayak gini, di permasalahan sama di pengembangan hipotesis yang di Papua, itu juga harus urutannya sama. Iya, permasalahannya jug…
-
23:00Capitolium 7: Kehasilan mereknya. 198s · Speaker 5
Kehasilan mereknya. Itu, bu. Yang mau saya katakan, konsistensinya dari India itu apa? India mau menggunakan pride saja, bu. Ada gak yang brand authenticity, terus brand pride dengan loyalitas? Persif authenticity. Di Jakuntri. Yaudah kan o…
-
30:02Capitolium 8: Terima kasih. 303s · Speaker 1
Terima kasih. Brand, apa maksudnya, authenticity yang diceritakan sama Viviani, tapi ke brand -nya. Authenticity -nya yang dijelaskan lebih digital, tapi ke brand -nya, ke produk -nya. Brand authenticity ke brand pride. Customer royalty. ki…
-
35:05Capitolium 9: aku lewat isi makanan lokal makanan lokal tradisional atas atas ada di atas ada di atas ada di atas cepat benar gak? 159s · Speaker 1
aku lewat isi makanan lokal makanan lokal tradisional atas atas ada di atas ada di atas ada di atas cepat benar gak? iya makanan lokal tradisional MLT makanan lokal tradisional tuh dia ngambil authenticity kaya kaya dengan ini Jack? apa tuh…
-
37:45Capitolium 10: Kain ini Banyak gak di yang Yang mana apa ya Yang mana di kita tentang ini Kita kita keks ini Kan salah satu produk ini gak? 165s · Speaker 2
Kain ini Banyak gak di yang Yang mana apa ya Yang mana di kita tentang ini Kita kita keks ini Kan salah satu produk ini gak? Gak ada, ada yang tentang air Legita case nih, dari Pontianak. Maksudnya di rumah - rumah. Ada yang memang harus da…
-
40:30Capitolium 11: -atas judul ya? 53s · Speaker 3
-atas judul ya? Garapis, kas di Kota Pendana. Atau boleh gak tentang ambil makanan ini? Makanan pengaruh dengan polaritas pelanggan? Juta, Keks, dan Keroe.
-
41:52Capitolium 12: Tidak ya. 225s · Speaker 4
Tidak ya. Atau penghapuskan Pontianak ini tidak jadikan populasi bawahnya. Dalamnya tidak dijelaskan secara langsung. Ambilnya, ngambil sampelnya jadi lakrama nanti sebagai sampel, terkantung lah dia belinya dimana, prioritas pentianak tera…
-
45:37Capitolium 13: boleh, orang survei dulu kamu survei dulu masyarakat, orang -orang tuh banyak beli, lakunya lapis tuh dimana? 103s · Speaker 7
boleh, orang survei dulu kamu survei dulu masyarakat, orang -orang tuh banyak beli, lakunya lapis tuh dimana? berarti surveinya lewat questionnaire tuh ya bu? iya lah, gimana cara kamu survei lewat questionnaire nanti -nanti perlu dicapai d…
-
47:22
Ya mw, dia terakhir Belum dia Tapi di ruang lalu Ini di ruang lalu kelepas Nah, bisa Nah, bisa Nah, bisa Nah Iya Nah, ini Super authenticity Melalui keasian merek Berloyalitas Loyalitas merek Berlintas Persejaan merek Pelitian terdamunnya y…
-
52:22Capitolium 15: gue udah ngomongin perpikiran terutama. 189s · Speaker 1
gue udah ngomongin perpikiran terutama. Tengok -tengokit. Gue apaan ini? Enggak. Ini kembalakan diriku. Gue udah ngomong -ngomongnya. Kalau bisa tuh, diindikan itu, Vidya, kalau ketika membahas definisi -definisi, dulu selesaikan. Karena ti…
-
55:33Capitolium 16: Mohard nih, Mohard et al, 2 . 152s · Speaker 2
Mohard nih, Mohard et al, 2 .001 kelas, disini beda. Nah, di belakang ini beda. Ya? Nah, kamu muncul -muncul gitu. Bukan kita tidak boleh mengundangkan plot atau CGPT. Kamu cari sumber aslinya. Kan dia sudah menampilkannya. Oh, menurut si A…
-
58:05
kan? Nanti tekniknya pengumpulan data questionnaire, oke, masih. Kemudian kan berkaitan dengan literatur ya, office, budi literatur. Apa lagi nanti yang kamu lakukan dalam mengumpulkan data? Melakukan apa lagi? Saya berkursioner, budi liter…
-
59:14Capitolium 18: Berarti ganti ya? 69s · Speaker 3
Berarti ganti ya? Tidak legitar. Jadi kita lagi ya Pak Angga? Kita tadi kan soal membuat arwe ini menyefakati, dia kan mengambil tentang Authentic City. Authentic City itu kan kalau secara definisinya lebih kepada produk, kehasilan produkny…
-
1:00:29Capitolium 19: Jadi yang beli lapis ya? 80s · Speaker 8
Jadi yang beli lapis ya? Entah dia mau beli lapis di warung, dia lapis atau yang cuman pakai broder. Bisa ya? Dia lapis. Dia lapis kan? Lapis satu nih? Ya lapis satu lah pokoknya. Karena yang beli tak cuma lagi takit. Cuman enggak gerak mas…
-
1:01:50Capitolium 20: Iya makanya nanti dia survei dulu kalau memang ada empat outlet tadi. 194s · Speaker 3
Iya makanya nanti dia survei dulu kalau memang ada empat outlet tadi. Karena kan dia harus membahas loyal nih. Kalau membahas loyal kan outlet tersebut sudah harus lebih dari tiga tahun lah dia berdiri kan. Nah kalau seandainya ada empat, n…
-
1:05:04Capitolium 21: Terima kasih Terima kasih. 80s · Speaker 4
Terima kasih Terima kasih. Pakai medray Pakai medray Pakai medray Pakai medray Pakai medray Pakai medray Bob satu
-
1:06:30Capitolium 22: Terima kasih. 73s · Speaker 3
Terima kasih. Terima kasih. Udah lah Ini inovasi ini Akhirnya datang tahu Bisa datang kan ya Bisa bisa Dia fokus on authenticity, bukan brand authenticity. Nah, ya, sudah tertutupkan tadi dia. Semua di lap 1 sampai di lap 1 akhir. Mentornya…
-
1:07:43Capitolium 23: ke produknya kak Oh bukan Kalau Kalau tidak asli lapis itu kaki karet, tapi tidak asli. 102s · Speaker 2
ke produknya kak Oh bukan Kalau Kalau tidak asli lapis itu kaki karet, tapi tidak asli. Lapis memang banget. Tapi kan terlihat DRM itu beda tuh. Terus kecuali dia lapenya lebih sambas, iya, objek city -nya beda. Kalau lapis sambas, eh malah…
-
1:09:27Capitolium 24: Ada yang pake apa? 60s · Speaker 5
Ada yang pake apa? Ada yang pake apa? Itu deh namanya tomat apel. Tomat apel. Bukan yang ada yang asam pecas. Bukan yang pake nanas. Ada orang yang gak pake nanas. Kalau di pondok kakak dia gak pake nanas. Kalau di pondok kakak dia gak pake…
-
1:10:28
enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak Kalo dia mau ambil, kalo dia nambahkan brand authenticity ini ngambil kita Oke, karena dunia kita memang segala, segala kemasan, segala logo, nah itu kan authenticity brand authenticity…
-
1:15:37Capitolium 26: kan? Jadi, Pidia Nurlita Bati, Tim Seminar, semakan bahwa jodoh kamu diperbaiki dan tidak diserahkan lagi. 71s · Speaker 1
kan? Jadi, Pidia Nurlita Bati, Tim Seminar, semakan bahwa jodoh kamu diperbaiki dan tidak diserahkan lagi. Jadi, penyerahan proposal itu yang sudah diperbaiki paling lambat diserahkan tanggal tanggal 11. Itu paling menyerahkan yang menyerah…